
Radhakrisnan Nasution (59), dalam Konser Apa yang Telah kau buat untuk sesama Manusia?, Selasa 29 November 2011, di Taman Ismail Marzuki. Vokalnya masih terjaga untuk orang seusianya.


Harry Sabar, Selasa 29 November 2011, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Ada yang ingat wajah masa mudanya, terutama saat album Lentara, 1979? :)

Gaya menyanyi Fariz R.M. saat berpentas pekan lalu di TIM, Jakarta. Pada masa mudanya, dia adalah salah satu pemusik yang paling digilai cewek. :)


Frans Sunito, Direktur Utama PT Jasa Marga, memainkan harmonika diiringi trio jazz Reza Arshad (piano), Mates (bas), dan Benny Mustafa (drum). Ini jepretan pekan lalu di TIM, saat konser Keenan Nasution.

Ketimbang membuat bingung pegunjung dengan mata angin (misalnya “pintu barat” dan “pintu selatan”), maka pengelola Blok M Square memilih penamaan batu mulia. Maka jadilah Lobi Berlian dan Lobi Mutiara. Apakah membuat orang mengorientasi dengan baik? Bagi orang luar Jakarta, bahkan orang Jakarta yang jarang ke Blok M, itu tetap membingungkan.

Sudah lumrah jika mobil ditempeli nama perusahaan maupun seseorang. Soal ukuran stiker, itu terserah selera masing-masing pihak, kan?

Yang saya suka dari sebuah ruas di Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta, adalah satpamwan yang membantu menyeberangkan pejalan kaki dari Senayan City ke Plaza Senayan dan sebaliknya. PD Pasar Jaya mestinya bisa melakukan hal serupa di depan pasar-pasarnya. Dan oh lihatlah, ada motor yang nekat melanggar garis henti. :(


Pengemis ini mungkin sengaja memamerkan bekas luka (bakar?) pada tubuhnya, sehingga kulitnya yang lain semakin menggelap karena Matahari, agar pengendara mobil terketuk — atau ngeri — dan memberikan receh. Sebuah jepretan di perempatan Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Menurut sopir taksi, dia sering di situ.

Bioskop Mandala 21, di Hayam Wuruk Plaza, Jakarta, sudah tiada. Tetapi bekas tempat balihonya masih ada, dan masih terus ditawarkan kepada peminat.
Random Posts
Tentang Fashion (dan Kapitalisme). Kenapa Sampeyan Gusar?
12/10/2007Buatku bukan soal kalau majalah berita kasih sisipan fashion & style. Time sudah melakukan beberapa kali, terakhir pekan lalu. Tempo juga pernah. Lebih dari semua itu, media “serius” memang punya rubrik fashion dan editot maupun kolumnis fashion. Dulu Suzy Menkes di IHT kan kayak Derek Malcolm di Guardian, yang satu ngomongin fashion, yang lain [...]
Recent Comments
Maryjo Zipf
» I just say exactly what a relief to get someone that actually knows what theyre talking about on the net. You need to understand how to bring a problem to light making it important. More and more people should see this and...
ALDO ALFARO
» Saya dilahirkan dan besar di kota solo, sebenar nya saya sangat suka dg kota solo, namun berhubung orang tua saya sudah tiada, maka kota solo jadilah sebuah kenangan dlm hidup saya.Hingga saat ini saya masih suka wisata ke kota...
jajkqjxsx
» mKy6U1 tbcrvlmeqfqn
trlrbyw
» aGsBMm ecfpnssxadiq
Intel
» yg tau tangkap tuh orangnya yysn dajjal tengik, dah berani bersumpah atas nama al qu’ran lagi dah ribuan orang yg ketipu, dia kira yysn syaeton hidup ini abadi tunggu saja hukum karma ……
gudxsfkll
» qdEQdD vdxqstzbvsxz
mtjdwmctpw
» I6qeKV brztbkrokohu
nuzorkbezsj
» Dlv3Ik obabnihsjwhl
Tessie
» A little raiontailty lifts the quality of the debate here. Thanks for contributing!
Karah
» Apprcaeition for this information is over 9000-thank you!







