Bertamu ke Kesultanan BHI

Jumat malam pekan lalu aku bertandang ke Bunderan Hotel Indonesia. Bertemu Sultan Bahtiar dan para hamba sahaya (dari yang kuru pongkring sampai yang kurugan daging) yang berbaur dengan orang-orang jalanan.

Murah. Meriah. Merakyat. Gayeng. Blontank ikut bergabung. Menjelang bubaran, Kanjeng Sultan dan kawulanya memunguti sampah yang dihasilkan selama cangkrukan, yang kemudian ditampung ke dalam tas kresek.


8 Responses to Bertamu ke Kesultanan BHI
Leave a Reply Cancel reply
Random Posts
Truk yang Tampak Jelas
11/05/2012Saya menyukai beberapa truk tangki Pertamina dan tangki lain pembawa cairan kimia yang dikemas bersih dan kentara. Yang saya maksudkan kentara adalah dari jauh terlihat, karena bagian belakang tangki ditempeli stiker reflektif. Selain itu lampu belakang pun terang karena menggunakan LED. Bandingkan dengan umumnya truk yang bertepal gelap penyerap cahaya, sudah begitu lampu belakang [...]
Recent Comments
adhi
» Sekedar informasi, di sebuah pohon leses yang terletak di kota Boyolali, terdapat sebuah lokasi yang kerap didatangi mereka-mereka yang sedang mencari pesugihan. Tepatnyalah di desa terpencil. Salah satu “menu” pesugihan di...
ichal
» Saya jual jipang/bipang (terbuat dr beras) dan brondong (terbuat dari jagung), silahkan di order jikalau berminat. Harga per pack 8,000 rupiah (isi 10 biji) berminat bisa hub saya di no : 0852.5878.4002 Lokasi saya di Surabaya Bagi...
raditya
» di ralat gan itu bukan 600cc tapi 900cc,, yamaha xj900p
maulana
» saudara2ku kita tetap waspada, meski situs pesugihan islami al ghoniyyu di kaltim dan yayasan rumah dakwah alfatihah di aceh itu sdh diblokir, tapi jangan lengah karena mereka bisa ber-ganti2 nama, tapi orangnya itu2 juga atau...
maulana
» Tadinya saya juga mau transfer ke yayasan al ghoniyyu, tapi saya sdh cek sendiri langsung keberadaan alamat yayasan tsb di jl raya bontang km.17 gang dewandaru desa sangkima lama sangatta, ternyata hanya hutan belantara alias fiktif....
Totot
» Ini kan memang negara tanpa pemerintah. Jadi setiap orang harus bertahan hidup dengan caranya sendiri-sendiri, dengan biaya dari kantungnya sendiri. Beruntunglah mereka yang duitnya berlimpah.
mpokb
» Hehe, kayak kopitiam itu ya.. Hiks.
mpokb
» Kita ini bangsa ceroboh, kreatif, pengambil risiko tinggi atau adaptif sih? :D
mpokb
» Solusi murmer, di gambar proyek mestinya nggak ada ya :D Btw, kayaknya saya kenal sama yang di foto dah :D
mpokb
» Duh… *speechless lihat terjemahan dan font-nya*












[...] catatan saya pada Agustus 2007 setelah ikut nongkrong bareng komunitas Bunderan Hotel Indonesia (BHI) di trotoar [...]
kurugan daging kui mesti aku tho..heheh ra popo sing penting sehat. salam smangad dan ketawa om tyo
pakdhe,icon nya keren !!!.hihihi.anyway,makasih dhe dah mampir kemarin.hihihihi.kapan mampir lagi ?
asyek, ono potoku… :D
[...] mengucapkan terima kasih tak terhingga atas hadir tak terduga Paman Tyo dan Paman Blontank di Bunderan Hotel Indonesia hari Jum’at 10 Agustus 2007 jam 22:30 [...]
[...] mengucapkan terima kasih tak terhingga atas hadir tak terduga Paman Tyo dan Paman Blontank di Bunderan Hotel Indonesia hari Jum’at 10 Agustus 2007 jam 22:30 [...]
terima kasih Paman atas hadirnya …
:)
wah sayang sekai aku gak bisa ikut. janjian sama teman dan ternyata dia tak jadi datang. dobel rugi! kapan ke bhi lagi paman?
:)