
Kami, para paklik dan bulik, memanggilnya Hendra Prajaka. Rasanya baru tahun lalu dia berlatih roller blade di tanjakan dan turunan perumahan Gombel, Semarang. Lantas tiba-tiba jadi presiden di SR ITB. Lebih tiba-tiba lagi sudah lulus dan resmi jadi seniman. Tadi dia meng-SMS soal halamanya di Multiply. Bravo, Lé!
One Trackback
[...] Ariadhitya Pramuhendra (Hendra, 24), perupa muda yang keponakan saya itu (kadang saya panggil “Le”), menempatkan sosok dirinya dalam ketiga belas tokoh [...]