<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Keponakan</title>
	<atom:link href="http://memo.blogombal.org/2007/08/13/keponakan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://memo.blogombal.org/2007/08/13/keponakan/</link>
	<description>masih saja ada tempat untuk membual</description>
	<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 08:36:37 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
		<item>
		<title>By: blogombal : catatan ringan angin-anginan &#187; Blog Archive &#187; Si Thole (dan Bakso) dalam The Last Supper</title>
		<link>http://memo.blogombal.org/2007/08/13/keponakan/#comment-1358</link>
		<dc:creator>blogombal : catatan ringan angin-anginan &#187; Blog Archive &#187; Si Thole (dan Bakso) dalam The Last Supper</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Mar 2008 18:30:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://memo.blogombal.org/2007/08/13/keponakan/#comment-1358</guid>
		<description>[...] Ariadhitya Pramuhendra (Hendra, 24), perupa muda yang keponakan saya itu (kadang saya panggil &#8220;Le&#8221;), menempatkan sosok dirinya dalam ketiga belas tokoh [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Ariadhitya Pramuhendra (Hendra, 24), perupa muda yang keponakan saya itu (kadang saya panggil &#8220;Le&#8221;), menempatkan sosok dirinya dalam ketiga belas tokoh [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
