juraganbuku.com

Niat hati sih ingin berhemat tanpa ke luar rumah — ndak perlu bayar tol, parkir, jajan. Eh kebetulan nemu CD rekaman lawas (tapi copy anyar) di toko maya lokal yang berafiliasi ke Amazon.

CD pertama seharga Rp 62.232 kena ongkos kirim Rp 48.403, ditambah shipment charge (custom clearance?) Rp 67.803.

CD kedua seharga Rp 53.604 kena ongkos kirim Rp 48.403 dan shipment charge Rp 67.803.

Jadi, harga dasar kedua CD yang Rp 115.836 itu, setelah ditambah ongkos (Rp 268.413) , jadi Rp 384.249.

Uh, nasib, ya nasib. Wah, kudu minta tolong Ki Gede Ketua Padepokan nih…

Share
 

6 Responses to Ongkos Kirim = 2 x Harga Barang

  1. [...] distribusi melalui laut-udara-darat itu mahal, untuk pemesanan pribadi bisa melebihi harga keping. Masa sih orang akan ngotot terus? Lantas ketika vinyl tertentu langka, masa harus mengopi piringan [...]

  2. [...] saya dapatkan beberapa bulan lalu, di tempat yang sama dengan dua album di atas (pokoknya bukan ini). Albumnya sih rilisan 2004. Mendengar John Petrucci dan Jordan Rudess berduet seperti melihat [...]

  3. Sayangnya toko musik padepokan itu belum bisa jualan CD lawas seperti yang dimaksudkan. hik hik hik. Padahal salah satu alasan dia didirikan persis seperti itu, memudahkan (dan memurahkan) distribusi.

  4. fahmi! says:

    lha kok aneh, 2 barang itu kena ongkos kirim sendiri2? nggak sampek sekilo toh?

  5. yudhi says:

    Loh,pakdhe bukannya si om ki gede ketua padepokan ituhh punya toko musik ? hihihi.Coba ditanyaken sajah :P

  6. Hedi says:

    Btw, nama toko online-nya apa sih Paman. Kali aja saya juga nemu cd lawas favorit :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

Set your Twitter account name in your settings to use the TwitterBar Section.