memo | blogombal.org

masih saja ada tempat untuk membual

Yah, namanya juga gombalan. Di sana ada, di sini nongol. Murah meriah, ada sedia di mana-mana tempat. Jikalau kuciwa, pulanglah -- tapi lain hari kembalilah.


10.01

2007

Dendam Piyu & humor Noe

Aku nggak ngikutin infotainment di TV makanya ketinggalan, padahal mungkin masalahnya udah basi banget. Tapi ada yang menarik buatku ketika baca Rolling Stone Oktober. Penutup pada wawancara dengan Piyu Padi dan jawaban Noe Letto yang like father like son. :D



5 COMMENTS


  1. Di acara “pengajian” Maiyahan di Bantul, Cak Nun pernah menolak statemen bahwa Sabrang (Noe) bisa seperti sekarang karena dia anak Cak Nun.

    Justru Cak Nun yang menganggap bahwa Kyai Kanjeng bisa maju karena ada Noe, secara Noe yang nulis beberapa lirik lagu yang dibawakan oleh Kyai Kanjeng.


  2. Like father,like son pakdhe :-)

    Hihihi


  3. emang isi tu majalah paan si..mpe segitunya.btw humor noe paan secara gw ngafans banget ma dia, g mungkin dia salah ngomong.bis dia kan selalu mikir dlu pa yang mo diomongin.thanks


  4. setelah aku dengar lirik2 letto sepertinya letto pantas dianugrahi ke kaisaran Musik akan datang….teruslah berkarya mencipta lagu menurut kata hati yang terendah letto.

Leave a Reply