memo | blogombal.org

masih saja ada tempat untuk membual

Yah, namanya juga gombalan. Di sana ada, di sini nongol. Murah meriah, ada sedia di mana-mana tempat. Jikalau kuciwa, pulanglah -- tapi lain hari kembalilah.


10.05

2007

Bagaimana Menulis yang Lucu

Ada saja orang yang selalu menanya ke alamat yang salah, misalnya ke aku, dari soal zodiak, jodoh, sampai ngeblog. Yang paling aneh adalah, “Paman bagaimana bikin tulisan yang lucu?”

Aku bukan orang lucu, dan nggak suka humor apalagi guyon cengengesan. Tulisanku jauh dari lucu. Kalo mau tahu cara ngelucu ya tanya penulis naskah kelompok pelawak atau orang-orang di radio SK Jakarta.

Atau kontaklah orang-orang lawas di Tempo. Majalah itu dulunya lucu, malah pernah menyebut diri “Jenaka pun bisa”. Dulu ketika merekrut reporter di kampus-kampus, salah satu syarat adalah “punya sense of humor”.

Tapi kenapa Den Bagus Wicak nggak lucu eh kurang lucu ya? :D



6 COMMENTS


  1. maunya nggak melucu, tapi orang tertawa saat baca. bang paman nggak kuciwa, kan?


  2. kalau bisa serius, kenapa harus lucu, nda :P


  3. woooo paman ini lucu, lha wicak itu sangat lucu kalo lagi serius.


  4. ho oh, paman…napa ya ndoro itu ga lucu? seriuuuuuus mulu…. Apa karena udah tua ya?


  5. klo melucu nggak di Blog Paman, tapi di Kamar Mandi … upsss !!


  6. menulis lucu malah jangan2 nanti dilucu-lucuin gitu, diketawain orang hehehe

Leave a Reply