Busway: Jangan Keluar Rumah? [Glek!]

bukan bustway, bukan busty way

Bukan pilihan terbaik karena proyek kadung dijalankan sebelum serah terima jabatan gubernur. Hasil sementara: banyak orang marah. Ada murid menangis setibanya di sekolah karena terlambat. Ada orangtua sopan mengantarkan anaknya ke SMA, untuk meminta pemakluman keterlambatan, sambil menyumpahi pejabat. Ada blogger (yang kesannya) santun tapi akhirnya misuh.

Sampai hari ini belum ada kejelasan kapan proyek selesai dan belum ada jaminan apakah setelah jalur khusus jadi sudah ada bus yang melintas lima menit sekali dari pagi sampai pagi.

Si ahli yang jadi gubernur belum dapat memberi solusi jitu untuk mengatasi kemacetan selain — mungkin — menganjurkan orang bekerja di rumah. Murid sekolah di rumah. Kasir bank bekerja di rumah. Pramusaji resto melayani dari rumah. Dokter dan perawat bekerja dari rumah. Pemadam kebakaran bekerja di rumah.

  • Share/Bookmark

8 Comments

  1. Posted November 6, 2007 at 21:13 | Permalink

    Niatnya kasih solusi, tapi malah muncul masalah baru.
    Jalanan tetap saja bakal rame, klo orang2 kaya di jakarta masih bertinggi hati untuk naik kendaraan umum.

    PS: bikin anak cabang blog lagi ya, paman

  2. Posted November 6, 2007 at 21:43 | Permalink

    Paman Tyo , soal baswe’ emang buah simalakeprek . Tapi itu lho…baswe’ yang dikaosi itu..koq propokatip sekali . Kalo supirnya pake seragam kaya gitu..saya juga mau tiap hari naek baswe’.

  3. Posted November 6, 2007 at 22:33 | Permalink

    kalo buswe di surabaya kaya gitu ga ya supirnya.. wah bakal penuh sesak nantinya

  4. Posted November 6, 2007 at 22:45 | Permalink

    tanpa busway pun, macet yg terjadi saat ini akan tetap terjadi dalam beberapa bulan ke depan, karena jumlah kendaraan bertambah terus. gitu kata konsultannya..
    aneh juga ya, ada teknologi bernama alat transportasi, tapi kok mobilitas malah jadi terhambat gara2 macet.

  5. Posted November 7, 2007 at 07:12 | Permalink

    kesannya santun, tapi misuh. untunglah misuhnya nggak ditampilkan di blog. cukup dalam hati sajah…

  6. Posted November 7, 2007 at 13:41 | Permalink

    Saya seneng gambarnya :P

  7. Posted November 10, 2007 at 10:13 | Permalink

    itu busway ato bubu-sway yang dikaosi paman?

  8. Posted November 12, 2007 at 10:55 | Permalink

    kerja dari rumah ? wah setuju tuh.. konsep virtual office bisa diterapkan.

2 Trackbacks

  1. [...] kaos setengah pro, setengah antibusway [...]

  2. By Blog Kaos Berjuta Umat : memo | blogombal.org on November 17, 2007 at 18:59

    [...] e-mailnya. Lebih bagus lagi kalau ada cerita tentang kaos dari pengirimnya. Yang penting jujur, bukan mengada-ada kayak ini. Pakai tampang pemakainya sekalian juga [...]

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*
CommentLuv Enabled
Copyright © 2007 memo. All rights reserved.