Yah, namanya juga gombalan. Di sana ada, di sini nongol. Murah meriah, ada sedia di mana-mana tempat. Jikalau kuciwa, pulanglah -- tapi lain hari kembalilah.
occupied atau ditempati? *menyebalkan menjengkelkan mode ON*
salah tulis yg sering terlihat : “rumah ini dikontrakan” (huruf k cuma 1),
dan “gedung pertunjukkan” (k dobel).
kesalahan seperti ini adalah yang paling jamak dilakukan oleh orang daripada indonesia yang mana sebenarnya hal seperti ini tidak perlu terjadi. ini disebabken seluruh rakyat daripada indonesia sebenarnya sudah mengerti arti daripada sumpah pemuda yang mana di situ dikataken bahwa kita mempunyai bahasa persatuan yang mana daripada disebut bahasa indonesia. oleh karena itulah saya selalu ngakak jika melihat bilbord atau papan nama yang mana menunjukken itu orang tidak bisa menulis seperti yang diamanatken oleh bapak presiden kita yang dulu yang mana mengataken bahwa kita harus peduli terhadap bahasa daripada kita sendiri yaitu bahasa indonesia. jika ada yang sempat membaca daripada komentar ngawur ini sampai habis, saya acungkan sepuluh jempol untuk anda yang mana anda telah sangat peduli terhadap bahasa daripada salah seorang blogger yang mana sangat ngawur. begitu dulu sambutan daripada saya… hueheehhe…
November 23rd, 2007 at 6:46 pm
occupied atau ditempati?
*menyebalkan menjengkelkan mode ON*
salah tulis yg sering terlihat : “rumah ini dikontrakan” (huruf k cuma 1),
dan “gedung pertunjukkan” (k dobel).
November 23rd, 2007 at 7:25 pm
tapi sering lho, biar salah tulis atau eja, tetep aja ada yang ngerti atau nekad mengerti hehehe
saya pernah nemu orang jualan es grim
November 24th, 2007 at 6:26 am
Itulah hebatnya orang Indonesia….walaupun salah, tetap aja konsumen yang membutuhkan memahami.
November 25th, 2007 at 12:25 am
blog ini terkomenkan.
**terkomenkan ki opooo..**
November 26th, 2007 at 10:23 am
kesalahan seperti ini adalah yang paling jamak dilakukan oleh orang daripada indonesia yang mana sebenarnya hal seperti ini tidak perlu terjadi. ini disebabken seluruh rakyat daripada indonesia sebenarnya sudah mengerti arti daripada sumpah pemuda yang mana di situ dikataken bahwa kita mempunyai bahasa persatuan yang mana daripada disebut bahasa indonesia. oleh karena itulah saya selalu ngakak jika melihat bilbord atau papan nama yang mana menunjukken itu orang tidak bisa menulis seperti yang diamanatken oleh bapak presiden kita yang dulu yang mana mengataken bahwa kita harus peduli terhadap bahasa daripada kita sendiri yaitu bahasa indonesia. jika ada yang sempat membaca daripada komentar ngawur ini sampai habis, saya acungkan sepuluh jempol untuk anda yang mana anda telah sangat peduli terhadap bahasa daripada salah seorang blogger yang mana sangat ngawur. begitu dulu sambutan daripada saya… hueheehhe…
November 27th, 2007 at 11:16 am
Tidak hanya di Indonesia, dari suatu sudut di pinggiran Melbourne.
http://baihaqi.wordpress.com/2007/05/22/no-parking/
November 27th, 2007 at 1:20 pm
Loh apa hubungannya komen di atas dengan topik posting?
Bingung aku