
Baik sih. Terus terang. Yang Indonesia memohon, yang Inggris siap menerima. Intinya: sama-sama berharap. Sebuah catatan tambahan untuk No Tipping.

Baik sih. Terus terang. Yang Indonesia memohon, yang Inggris siap menerima. Intinya: sama-sama berharap. Sebuah catatan tambahan untuk No Tipping.
This entry was written by Antyo, posted on December 14, 2007 at 00:20.
Filed under Bisnis, Perjalanan.
Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.
Hanya sebuah memo. Tak penting, tapi boleh dibaca. Kenapa?
![]()
Kasih / Kau dengar fanfare itu / Suara terompet mendayu / Canka Lokananta / Suara dari sorga / Mengiringi dentuman meriam /
— Pakde Cholik (pensiunan PM), 20 Februari 2010
berisi peluru cintaku / Yang selalu kutembakkan padamu.
(Puisi Cinta Serdadu Tua)
• JEPRETAN LANS. Lans Brahmantyo, desainer grafis, fotografer, dan penerbit buku itu punya galeri potret. Keren!
• NICE TRY, NICE TRAY. Ini salah satu blog keren Indonesia. Gambar berbicara karena ditafsir.
• MABUK BAHASA! Satu lagi blog menarik, tentang bahasa, di tengah karut marut bahasa blog(ger). Mari bermabuk-mabukan!•TENTANG JALAN RAYA Semprul betul blognya LekDjie ini. Hidup konten lokal orisinal -- kalau semuanya lokal. :)
3 Comments
mending begini terus terang, daripada di gedung sebelah saya. mobil masuk dikasih karcis untuk motor, tapi yang diminta uang senilai parkir mobil. itu namanya apa?
>> mpokb. itu namanya keliru karcis.
iya yak. kalo kelirunya sampai 3 kali, itu namanya hobi keliru yak…
2 Trackbacks
[...] perorangan ada beberapa macam. Dari memakai jasa valet, memesan kapling sebelum datang (untuk yang merasa sebagai VIP), sampai meminta Mbak atau Ibu untuk [...]
[...] Persenan. Ada yang membolehkan. Ada yang melarang. Masing-masing punya alasan yang diakui sebagai baik dan mulia dalam perolehan [...]