
Sebuah tempelan pada tiang listrik di Salatiga.
This entry was written by Antyo, posted on December 31, 2007 at 02:34.
Filed under Desain, Perjalanan, Seni.
Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Hanya sebuah memo. Tak penting, tapi boleh dibaca. Kenapa?
![]()
hidup
— Happy Hanantoputro, 24 April 2004
hanyalah
dari
sujud
ke sujud
(“Hidup Bersujud”)
• JEPRETAN LANS. Lans Brahmantyo, desainer grafis, fotografer, dan penerbit buku itu punya galeri potret. Keren!
• NICE TRY, NICE TRAY. Ini salah satu blog keren Indonesia. Gambar berbicara karena ditafsir.
• MABUK BAHASA! Satu lagi blog menarik, tentang bahasa, di tengah karut marut bahasa blog(ger). Mari bermabuk-mabukan!•TENTANG JALAN RAYA Semprul betul blognya LekDjie ini. Hidup konten lokal orisinal -- kalau semuanya lokal. :)
2 Comments
secara angle, anda sudah menjadi sutradara diam diam…
dengan membuat komposisi yang menarik. Focus di foreground dan ada obyek bergerak outfocus di background.
prapatan mana Man? pungkursari?