Monthly Archives: March 2008

Memo (Terbuka) untuk Roy Suryo

Hi Dear Roy,
Banyak sudah kehebohan kerena pernyataan Anda, Roy. Tak apa, hak setiap orang untuk berbicara dan berargumentasi, kalau perlu bersilang pendapat. Itu hak Anda, hak masyarakat, dan hak siapa pun — termasuk bloggers.
Juga hak Anda Roy untuk meluruskan apa yang menurut Anda bengkok karena media salah kutip, salah tangkap, atau salah melulu. [...]

Jomblo Cantik, Janjinya

Gara-gara lihat iklan di rumah Priyadi maka paman tua ini lupa usia (alasan klasik: nyariin jodoh buat sinyo-sinyo itu) dan terus meluncur ikuti tautan. Hasilnya? Halah, apanya yang cantik?
Ada saja ya cara untuk jualan. Kata “jomblo” dan “cantik” diharapkan lebih menggoda. Kalau cuma “cantik”, tapi bini orang, sudah beranak pula, mungkin bikin [...]

Pria dan Serviks

Tas kantong macam ini mestinya juga disebarkan kepada para pria. Syukur jika mereka mau memakainya. Bahwa itu akan mengundang pertanyaan tentang serviks (“Emang tempatnya di mana?”) dan seterusnya, ya silakan belajar.

Pukul 5 Pagi dan Pukul 5 Malam

Maka inilah salam dari Yahoo! Mail sore ini…

Roy Suryo, Pemerintah, dan Seterusnya…

Maka beginilah jadinya. Mungkin humor. Mungkin pelecehan (terhadap pembaca blog eh pembaca situs Depkominfo). Bisa juga kita melihatnya sebagai soal serius: penyerangan terhadap sebuah situs, siapa pun pemiliknya, adalah gangguan yang mengesalkan bahkan bisa merugikan. Tapi, tapi, tapi, dalam kasus ini…

Copyright © 2007 memo. All rights reserved.