Gaya Lokal sih, tapi Apakah masih Nyambung?
Dulu, duh iklan susu apa pasta gigi di TV ya, yang pakai adegan anak kecil memegang telinganya dengan menyeberangi kepala. Konon itulah pendekatan lokal, yang hanya dipahami oleh orang Indonesia.
Tapi sekarang ini, untuk masyarakat urban (baca: Jakarta), apakah guyon berupa pengukuran daya jangkau tangan terhadap daun telinga dengan menyeberangi lingkar atas kepala, sebagai pengukur kecukupan usia masuk sekolah, itu masih ada dan dipahami?. (Maaf kalimat saya panjang).



May 3rd, 2008 at 12:34 am
kalo ramako alias remaja kolot (cuih cuih) kayak aye sih masih paham bang.. kemarin pas sarapan di warung juga masih dibahas
May 3rd, 2008 at 11:17 am
iklan susu dancow paman. “ma sampai ma!”
May 5th, 2008 at 3:49 pm
ini bukan guyon paman… saya dulu boleh masuk SD setelah bisa pegang telinga menyeberangi lingkar kepala atas ini
June 20th, 2008 at 7:18 am
kalo anak jaman sekarang mungkin ngeliat itu anak sekolah sedang disetrap.
(eh tapi apa anak sekolah jaman sekarang masih kenal istilah setrap ya?)