Gurem: dari Partai sampai Blogger

Gurem, atau guram, itu kutu ayam. Mungkin sebangsa mrutu (Jawa), yang kalau kena kulit manusia akan bikin gatal. Nah konstelasi politik tahun 50-an mengadopsi kata gurem untuk menamai (atau menamakan diri?) partai kecil yang vokal, partai di luar arus besar trikotomis (santri, pri[y]ayi, abangan), tapi kalau berkoalisi akan kuat juga. Lantas tiga tahun terakhir, kalau saya tak salah, muncul istilah “blogger gurem”. Bersanding dengan “blogger abal-abal” dan “blog fakir komen”. Tak jelas apa kriteria blog(ger) gurem dan non-gurem. Perkembangan terakhir: sampai bikin front segala. Hidup gurem! :D

front blogger gurem

Kapan ya Mazhab Cibubur eh Cibujang bikin web? :) Ayo Mbok Ratu (Takt)Atut Kopdar, yang kasih nama mazhab itu dipentungi saja pakai bambu runcing dibungkus duit :D

  • Share/Bookmark

9 Comments

  1. Posted June 5, 2008 at 13:08 | Permalink

    Markasnya front ini di purwokerto ya?

  2. Posted June 5, 2008 at 13:12 | Permalink

    wakakak.

    saya gabung pakde… *halah*

  3. Posted June 5, 2008 at 13:18 | Permalink

    jadi inget bahwa tahun depan sudah pemilu lagi. apa tahun ‘50-an juga ada istilah non-partisan atau independen? :D

  4. Posted June 5, 2008 at 13:51 | Permalink

    nemu aja pam :D

  5. Posted June 5, 2008 at 14:04 | Permalink

    kalo venus mau gebukin pake senjata bungkus duit, saya rela jadi pesakitan :D

  6. Posted June 5, 2008 at 14:41 | Permalink

    aah, ulun mau buat madzab blogger tengu aja lah …

  7. Posted June 5, 2008 at 15:12 | Permalink

    abis itu terbitlah laskar….
    halah,

  8. Posted June 5, 2008 at 21:49 | Permalink

    yang jelas ketuanya bukan paman kan?

  9. Posted June 10, 2008 at 12:52 | Permalink

    paman aja yg jadi foundernya. piye? :D

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*
CommentLuv Enabled
Copyright © 2007 memo. All rights reserved.