Kabung Gabung Kubang Bisnis YSL

Inilah industri: nama jadi brand, bisa memasal, sehingga ada sisi impersonal. Kalau hanya sekadar penjahit di pengkolan jalan, atau konveksi di RT sebelah, maka biarpun duit sudah cupet tetap saja tak akan berjualan dalam masa perkabungan. Di sisi lain, bisnis juga punya kalender jualan, kapan obral dan kapan ada barang baru — bahkan kapan preview untuk kalangan terbatas yang nenek moyangnya berlatar empat musim juga (kemarau, hujan, panen, paceklik).

jakarta's yves saint laurent: big sale

Apakah pengumuman obarl YSL*) berlatar hitam itu berhubungan dengan wafatnya? Nggak. Produk premium cenderung menyukai warna hitam — tapi jangan diartikan sebaliknya. :D

*) Kalau orang Prancis salah mengeja bahasa Indonesia, mereka akan dimaklumi dan dimaafkan. Tapi kalau orang Indonesia (sok) urban dan (sok) terpelajar, apalagi sok fashionista, salah eja nama Prancis, mereka akan dianggap bukan bagian dari adab gaul mondial. Apalagi kalau membaca nama Italia secara “kemrancis”  yang di-bindeng-bin-sengau-kan :P

  • Share/Bookmark

6 Comments

  1. Posted June 5, 2008 at 11:47 | Permalink

    merek terkenal londo (hayah, prancis ya dibilang londo) itu, sebetulnya nama2 keluarga terkenal kan yak? harusnya di indonesia juga ada produk yg melanglang buana, batik paijo atau butik lingerie pokijan. biar imbang gitu lho. lidah juga jadi nggak pabalieut, pan? pabalieut itu pengucapannya seperti bahasa prancis lho pam..

  2. paman tyo
    Posted June 5, 2008 at 12:10 | Permalink

    Ada Mpok. Mislanya di Yoja: Sastro Silver, Cokro Silver, Cokro Suharto, Gudeg Bu Tjitro, Batik Ardyanto, Timbangan Fagani, dst. Last but not least: Kopi Luwak tapi bukan keluaran Bogor :D

    BTW waktu Ajip Rosidi bikin penghargaan Rancage, ada yang melafalkannya “rèn-kéij”. :D

  3. Posted June 5, 2008 at 13:12 | Permalink

    hehe, paman… luwak nama famili juga yak.. famili vivarridae =’.'=
    btw, baru ingat ding. ada yg terkenal juga (minimal di nagri jiran) : teh sosro… :)

  4. Posted June 5, 2008 at 13:14 | Permalink

    hampir saja salah baca, “perkabungan” tak pikir perkebunan. :P

    jadi, itu merek cara bacanya gimana paman? mumpung lagi belajar gaul nih. kekekekekek

  5. Posted June 5, 2008 at 14:52 | Permalink

    jadi gimana itu bacanya paman? ysl

  6. Posted June 9, 2008 at 11:09 | Permalink

    itu sodaranya mama lauren ya ?

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*
CommentLuv Enabled
Copyright © 2007 memo. All rights reserved.