memo | blogombal.org

masih saja ada tempat untuk membual

Yah, namanya juga gombalan. Di sana ada, di sini nongol. Murah meriah, ada sedia di mana-mana tempat. Jikalau kuciwa, pulanglah -- tapi lain hari kembalilah.


E-paper KorTem: Rasa Kertas dalam Koran Online

Ini dia versi Beta e-paper Koran Tempo, korannya Ndoro Bedhes. Maksud saya koran tempat si Ndoro memburuh. Kalau dibilang koran dia, dalam arti dia pemiliknya, tentu sejawat dan apalagi BOD akan marah. Tapi percayalah, secara resmi Ndoro juga ikut memiliki saham medianya melalui dewan karyawan. Adapun pemilikan dia terhadap saham TMPO melalui BEJ (masih di bawah 20%, belum perlu disclose), atas nama perusahaan dia di Cayman Island, tidak baik saya ungkap di sini.

e-paper koran tempo

Lantas bagaimana koran versi online yang ini, yang berbeda dari versi web yang itu? Serasa baca versi cetak. Ketika diklik sesuai kapling blok maka akan muncul halaman per judul yang bisa disetel sebagai teks maupin kliping.  Begitu kuat rasa cetak ini sehingga iklan juga terangkut — baik display maupun iklan baris/kolom (classified ads). Bagusnya lagi — semoga bukan rubrik tetap — ralat juga terbawa, dan pembaca tinggal mencari berita yang dikoreksi. :D

korantempo.com



1 Trackbacks & Pingbacks

  1. July 2, 2008
    1:02 pm

    memo | blogombal.org | Kontan Digital Rasa Kertas:

    [...] hari Koran Tempo bikin e-paper. Ini hari harian Kontan bikin serupa. Bedanya, korannya bisa dibuka tutup seperti kita membaca [...]

5 COMMENTS


  1. wah, jebul ndoro penguasa cayman island. selamar ndoro… *salah kamar*


  2. Hidup ndorokakung…..


  3. Haduh… asli ya, kalian berdua ini mesra banget, saling memuji, saling menyanjung di blog masing-masing. Pake main anggar juga gak?, hahahaha

    *asli, dipentung beneran*

    Ndoro Bedhes?… Pemilik Perusahaan di Cayman Island? (dan memiliki saham less than 20% di Koran Tempo?? Wahhh… cewek2 pasti makin padamu, ndoro… (saya enggak, ogah disuruh KELAUT AJE, hahaha :P ).

    Btw, ini serius… tampilan koran tempo yg sekarang jauh lebih keren ketimbang yg dulu… (psstt, paman.. kalo jadi kontributor berita, misalnya gosip atau lifestyle, dibayar gak???)…

    hahahaha… Akhirnya… “Silly!!! Cewe matre… KELAUT AJEEEHHH…” :D


  4. aduh, ini kok buka rahasia soal cayman island … :D


  5. KORUPSI, KOLUSI DAN NEPOTISME
    DI DUNIA PENDIDIKAN KABUPATEN BANYUWANGI

    Dunia pendidikan merupakan sarana utama untuk membangun mental dan kepribadian bangsa, namun alangkah nistanya jika dunia pendidikan di jadikan sebagai ajang Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Salah satu momen yang sering dijadikan sebagai ajang KKN pada sekolah adalah pada saat Penerimaan Siswa Baru (PSB). ..

    Pada saat PSB, banyak sekali praktek-praktek yang dilakukan oleh oknum sekolah untuk memanipulasi data. Aturan yang seharusnya dilaksanakan, Cuma karena imbalan yang jumlahnya tidak sebanding dengan resikonya mereka terjang demi keuntungan sesaat. Sehingga pendidikan menjadi tidak berkualitas. Praktek-praktek seperti ini jelas-jelas merugikan dunia pendidikan bahkan akan semakin menambah kebobrokan bagi dunia pendidikan. Tentunya dalam hati kecil kita tidak akan rela jika dunia pendidikan diperlakukan seperti itu. Maka hal ini harus kita cegah dan harus kita tumpas habis …… !!! siapa lagi kalo bukan kita ….. ? kapan lagi kalau tidak sekarang ….. ?.

    Kami akan ceritakan sedikit dari sekian banyak masalah Korupsi, Kolusi dan Nepotisme di sekolah negeri yang ada di kabupaten Banyuwangi Jawa Timur. Sekolah ini juga berada dekat dengan lingkungan salah satu pondok pesantren ternama di kabupaten Banyuwangi, lembaga pendidikan milik pemerintah ini tepatnya berada di kecamatan Muncar wilayah Mberasan. Sebut saja SMK Negeri Darul Ulum……..

    SMK Negeri Darul Ulum pada tanggal 3-7 Juli 2008 telah melakukan proses penerimaan siswa baru dengan pagu yang sesuai dengan ketentuan Dinas Pendidikan Kab. Banyuwangi yaitu sebanyak 7 kelas, yang masing-masing kelas terdiri dari 36 calon siswa, 7 kelas tersebut untuk masing masing prodi (program studi) adalah Teknik Otomotif sebanyak 3 kelas (108 siswa), Teknik Informatika sebanyak 2 kelas (72 siswa), Teknika Penangkapan Ikan sebanyak 1 kelas (36 Siswa) dan Tata busana sebanyak 1 kelas (36 siswa).

    Namun diluar pagu yang telah ditentukan sebelumnya, SMK Negeri Darul Ulum telah melakukan penambahan 2 pagu baru (disebut pagu khusus, jumlah siswanya sekitar 60 siswa) yang sistem penerimaannya tidak melalui proses Panitia Penerimaan Siswa Baru (karena mayoritas NEM-nya njeblok). Hal ini jelas melanggar aturan-aturan yang telah ditetapkan. Bahkan bukan tidak mungkin praktek Penerimaan Siswa Baru diluar ketentuan itu sarat dengan KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme). sehingga hal itu sangat merugikan masyarakat…………….. bahkan terakhir kami dengar ada oknum sekolah juga menyelundupkan beberapa siswa yang punya NEM dibawah standart dengan imbalan ratusan ribu …. (data dan bukti rekaman semua kami ada).

    Fakta diatas diperkuat oleh pernyataan ketua dan sekretaris panitia PSB, mereka menyatakan tidak tahu-menahu dan tidak menangani proses penerimaan diluar ketentuan tersebut. Maka adanya 2 pagu (kelas) tambahan itu bukan tanggung jawab panitia PSB.

    Anehnya, 2 pagu tambahan yang prosesnya tidak melalui proses penerimaan oleh Panitia PSB tersebut, pada tanggal pengumuman (11 Juli 2008) tetap disahkan oleh Kepala Sekolah dan Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Banyuwangi…..

    Disisi yang lain, Pada Harian Jawa Pos (Radar Banyuwangi, 22, 23 dan 24 Juli 2008) Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi melarang adanya penambahan pagu (kelas) baru untuk SMA Negeri di wilayah kecamatan Srono Banyuwangi… ada yang di larang tapi kok ada yang diperbolehkannn…. !!! ???..

    Yang menjadi pertanyaan kami,,,,, Ada apa ini …… ??? ada permainan apa ………….. ???
    Apakah karena sekolah ini punya backing pejabat …….??? atau karena mandulnya penguasa ….. ???

    Kami berharap semua elemen bisa membantu kami dalam mengungkap KKN di dunia pendidikan …… khususnya kalangan aktifis …. dan seluruh masyarakat Banyuwangi dimanapun berada …………… Kami sangat tidak mampu mengungkap, bila tidak ada bantuan dan kemauan dari semua fihak ….. untuk itu kami mengetuk hati nurani anda semua…….

    Perlu di ketahui semua bahwa data sudah kami laporkan ke pejabat yang berwenang.. namun sampai sekarang (saat informasi ini kami tulis) belum ada tindakan …….
    Jika hal seperti ini kita biarkan terus menerus maka dunia pendidikan akan semakin bobrok dan porak-poranda, karena dunia pendidikan bukan ajang untuk bisnis dan mengeruk keuntungan, melainkan untuk menata pondasi bangsa dan negara…..

    Informasi ini kami sampaikan kepada semua pihak, agar bisa ditindak lanjuti …… demi masa depan bangsa dan negara Repulik Indonesia ……
    Hormat kami,

    Sunaryo
    Guru SMK Negeri Darul Ulum
    HP. 081 333 880 220

    Kata kunci : KKN, korupsi, kolusi, nepotisme, bobrok, dunia pendidikan, sekolah, smk, darul ulum, banyuwangi

Leave a Reply