Iklan Nakal-Lucu-Cerdas
Ternyata iklan lawas, tapi saya baru nemu tadi. Untuk Indonesia kira-kira kenakalan macam apa ya yang elegan dan bisa diterima? Dulu di TV kita ada iklan suplemen buat yang menghasilkan intipan ibu-ibu muda ke jendela tetangganya — tapi kesannya kok maksa, aneh, wagu. Yah semuanya juga terpulang ke zaman dan latar kemasyarakatan. Pada akhir 70-an, iklan Bata di TVRI ditutup dengan manis: close up sepatu pria dan sepatu wanita berhadapan lantas tumit si wanita diangkat. Jinjit, kata orang Jawa. Apakah pesannya nyambung, itu soal lain. Tapi ada upaya bernakal-nakal yang manis, begitulah. ![]()


August 2nd, 2008 at 9:09 am
mangsudnya, tidak perlu agresif dan vulgar untuk bisa mendapatkan, eh, menjual sesuatu?
August 3rd, 2008 at 10:51 pm
ha..ha….
jadi tuh akad nikahnya..??
August 7th, 2008 at 4:33 am
yaiiikkkkssss… akhirnya ketahuan juga belangnya… ckckckckckckck