Lingerie memang menggoda. Maksud saya secara bisnis: hemat bahan, mahal jualan. Kalo dipaketkan, kemasannya kecil dan ringan, ongkosnya murah — bandingkan dengan mengirim selimut maupun bed cover. Sacara ekonomis ini menguntungkan konsumen. Kalau mengirmnya terisah-pisah, bergelombang, maka jasa kurir dan kantor pos senang karena ada yang namanya berat minimum.
Dari sisi pemakai, maupun pasangan pemakai, atau entah siapa yang berkepentingan, lingerie itu dipakainya, eh terpakainya, kadang cuma sebentar. Artinya secara ekonomis itu mahal — nah ini kabar bagus buat penjual. Bandingkan dengan celana kargo arkeolog atau geolog atau ornitolog di lapangan yang kadang bisa seminggu pakai, padahal harganya kadang di bawah lingerie — nah ini merugikan penjual dan juga binatu.
Bagaimana peluang bisnisnya, silakan pelajari hasil hitungan tabloid Kontan. Tertarik?


10 Comments
besok waktu ke jogja, dipake ya paman.. *kabur*
–
lho kan aku kirim pake tiki. katanya kamu mau buka distro?
(tyo)
yang ada resletingnya ada ndak ya, jad ndak perlu copat-copot.. mau make tinggal rreettt… hwahahahaha…
—-
uh anjing laut yang sok culun. lha yang model split eh belah kan ada?
(tyo)
Kandungan gizinya apa saja Pakdhe?
Mengandung ZnPTo anti ketombe? Vitamin anti rontok, bercabang dan memperkuat akar? Vitamin E yang melembabkan dan menghaluskan kulit?
paman jadi nandingin lasenza? mereknya apa?
aku kok dadi puyeng,paman? piye iki?
Krupuk juga ringan Paman. Tapi yang Paman tulis ini bisa dilipat-lipat jadi kecil buanget, dan masuk kotak korek api. Setelah di butuhkan tinggal sorong, dikeluarin, dibuka lipatannya, lalu dipake….
wow… minimalis banget
lebih keren lagi gak usah pake sekalian
ahhh…Lingerie..*melamunkan isinya*
pak lik,… ini alamatnya di mana ya??
kayaknya saya tertarik beli buat bojo saya & boleh juga deh, buat cari tambahan
penghasilan, mungkin saya juga mau jadi marketingnya deh… tolong di info.
SERIUS
thxs,
‘ponakan