Manajemen Artis
Gebyar dunia hiburan adalah peluang. There’s no bizniz like show biznis.
Apalagi jika didukung jurnalis mbois yang bekerja untuk koran cerdas dan enviromentalis yang bekerja untuk kesenangan. Itu semua adalah “kebudayaan”
Silakan bergabung.



August 13th, 2008 at 11:55 am
Paman mau berapa meter lagi? Saya ada sedia, jika partai saya menang pemilu :))
Ini bedanya Paman dengan 2 kekasih hati Paman itu, mereka saling berolok, Paman mengolok diri sendiri.
August 13th, 2008 at 1:09 pm
saya takut disodomi, paman…..
kan biasanya beginian banyak yang gay!
***ngumpet***
August 13th, 2008 at 2:06 pm
punya paman ituh? sangar
August 13th, 2008 at 3:07 pm
fisik saya nggak memadai buat masuk situ, paling nanti dikira supir kalo mampir ke kantornya… *nasib*
August 13th, 2008 at 4:30 pm
wah..duitmu tambah pirang meter om?
August 14th, 2008 at 11:41 am
ini to yang kurang terbaca oleh khalayak selama ini . . .
There’s no bizniz like show biznis . . . . he3
lha wong yang kuliah manajemen aja, bisnis artis ini masih asing . .
makanya banyak yang dikelola keluarga . . .
waaa . . . . foto2 keluarga bisa nangkring di situ nih . . . . lha saya?