2008
Perkenalkan: Endah Nasution
Manakah yang benar, Enda Nasution atau Endah Nasution? Atau jangan-jangan keduanya benar karena menyangkut dua orang yang berbeda? Tapi nama pengguna di kompasiana itu “endanasution“.

Manakah yang benar, Enda Nasution atau Endah Nasution? Atau jangan-jangan keduanya benar karena menyangkut dua orang yang berbeda? Tapi nama pengguna di kompasiana itu “endanasution“.

Salah satu blogger yang hirau bahasa, percaya kepada ketepatan kata, sehingga layak kita jadikan guru (minimal oleh saya), adalah Ndoro Kakung alias Ndoro Kangkung. Dia bukan memunculkan kata baru maupun menggali kata lama melainkan mengingatkan pembacanya tentang khazanah, tentang perbendaharaan kata, yang mestinya melekati siapa pun yang terpelajar. Misalnya kata “puspas” (carilah di Google). Selebihnya adalah guntingan koran Waspada (Medan).

Iklan Yamaha Grizzly ini setahu saya tak muncul di koran-koran Jakarta dan Pulau Jawa. Tampaknya memang cocok untuk koran Medan. Kalau di Jakarta bisa dipakai untuk tukang sayur, tapi harganya tak sanggup mengalahkan mocin roda tiga. Bagaimana kalau untuk mudik sepanjang Pantura Jawa? Mungkin bakal menghambat arus mudik dan arus menghilir.

Mau gegayaan saat mudik? Belilah iPhoney, kembarannya iPhone. Seseorang barusan beli dengan harga Rp 2 jutaan dari seorang blogger. Kemasan, bahkan lembar petunjuknya, sangat Apple.
Tentang kinerja dan lainnya, pagi ini saya belum tahu karena belum mencoba, sementara pemiliknya sedang belajar. BTW, kantor pos dan Bea & Cukai menganggap iPhoney sebagai iPhone beneran, sehingga “importirnya” akan kena bea untuk iPhone.

Kenapa ada iklan macam ini? Karena korannya terbitan Medan. Kalau koran Semarang, Yogya, dan Surabaya, sejauh saya tahu, kayaknya belum pernah memuat iklan beginian.


Edisi hampir kedaluwarsa sih, karena terbitan September. Saya menemukan Cosmopolitan Indonesia ini di meja kerja seorang mbak pada sebuah kantor. Lucu. Jangan-jangan artikel beginian termasuk yang dianggap porno dan tak sesuai dengan budaya bangsa ya?

Apa sih bahasa Inggrisnya “mata uang”? Apa pula bahasa Indonesianya “money changer”? F-X Jakarta punya jawaban.

Mengiklankan kursus setir mobil dengan instruktur yang eks-pembalap atau eks-pereli? Kalau ada pasti dianggap kuno. Pelatih yang sudah punya SIM? Kalau ini dilakukan pasti dituduh melucu. Nah yang ini beda. Pelajari kebisaan si pelatih: rajin menabung dan suka bercocok taman. Jaminan ketelatenan dan kesabaran — siapa tahu saudara seperguruan dengan blogger penyembah pepohonan. Oggix, Tika, dan Momon mungkin belajar di sana.

Cermatilah iklan pedagang ponsel di koran Yogyakarta, misalnya Kedaulatan Rakyat. Ada dua mister di sana. Yang pertama Mr Kendel (kendel artinya berani). Yang kedua Mr Blue (pakai pici, tapi di bawah tanpa pici — mirip blogger tenar yang berkacamata). Semangat dagelan adalah bagian dari Yogya.

Inilah cara sebuah koran meyakinkan calon pemasang iklan. Dukun bayi itu tahu apa soal publikasi?
