Ini iklan yang membahayakan. Di tangan konsumen yang salah, karena bingung dan kurang rujukan, bisa bikin runyam. Saya menemukan di sebuah halaman web khusus iklan. Duh.

Ini iklan yang membahayakan. Di tangan konsumen yang salah, karena bingung dan kurang rujukan, bisa bikin runyam. Saya menemukan di sebuah halaman web khusus iklan. Duh.

This entry was written by Antyo, posted on September 15, 2008 at 20:21.
Filed under Bisnis, Internet and tagged aborsi, bahaya, ignoransi, kesehatan.
Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Hanya sebuah memo. Tak penting, tapi boleh dibaca. Kenapa?
![]()
Kini saya dua gunakan ponsel Nokia seharga masing-masing Rp 245.000 dan Rp 535.000… Ponsel boleh murah —tetapi yang penting pulsa tak pernah kering…
— Junianto, 12 Maret 2010
(“Kapok Beli Ponsel Mahal…“)
• JEPRETAN LANS. Lans Brahmantyo, desainer grafis, fotografer, dan penerbit buku itu punya galeri potret. Keren!
• NICE TRY, NICE TRAY. Ini salah satu blog keren Indonesia. Gambar berbicara karena ditafsir.
• MABUK BAHASA! Satu lagi blog menarik, tentang bahasa, di tengah karut marut bahasa blog(ger). Mari bermabuk-mabukan!•TENTANG JALAN RAYA Semprul betul blognya LekDjie ini. Hidup konten lokal orisinal -- kalau semuanya lokal. :)
5 Comments
paman sampai nemu iklan ini bukan karena sedang cari obat aborsi kan…. hehe…
iklan model gini harusnya ditertibkan, tapi siapa yg mau nertibkan ya?
di koran-koran juga banyak paman,.. iklan iklan terlambat datang bulan
embuh ki, koran koran kok ya gelem menerima iklan macam gitu
pak joko payah, netter kan tak sebodoh yang dia kira?
Dulu waktu lihat tempelan-tempelan di tiang listrik/traffic light bertuliskan ‘Terlambat datang bulan?’, saya pikir memang untuk membantu melancarkan datang bulan (bukan yang telat lebih dari sebulan).