
Bukan hal baru. Di semua situs sejenis ada saja pose ramah. Tak jelas apakah itu wanita betulan atau pria yang iseng mengaku sebagai wanita dengan memfitnah orang lain. “Ya sana sampeyan kontak saja,” kata saya kepada seorang tuan yang penasaran. Terlalu banyak tanya, tak mau mencoba.
“Tapi,” sahutnya, “kalo itu asli dari dia kenapa sebagai orang Indonesia berani ya pose rada gimana buat nyari kenalan?” Saya bilang, “Namanya juga perjuangan. Kompetisi kian ketat. Kemasan itu menciptakan kesan. Apa masalah sampeyan?”

4 Comments
surabaya?
Nang, ayo digoleki Nang!
Ah, Anang, dimana kamu?
nggak ada masalah, pak. ampun, pak. ampuuunn…
masalah saya selalu klasik; saya suka dia tapi dia belum (dan) ga suka saya
masalahnya mas Hedi itu soal beda keyakinan saja,paman. Dia yakin kalo yang disuka itu jodohnya. Tetapi yang disuka malah gak yakin blasss…