Mana yang lebih murah: memasang “iklan kuping” di koran-koran atau (mungkin) menitipkan stiker ke agen? Lantas pajaknya bagaimana?

Mana yang lebih murah: memasang “iklan kuping” di koran-koran atau (mungkin) menitipkan stiker ke agen? Lantas pajaknya bagaimana?

This entry was written by Antyo, posted on March 4, 2009 at 19:41.
Filed under Bisnis, Desain and tagged kampanye, partai demokrat, sby.
Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.
Hanya sebuah memo. Tak penting, tapi boleh dibaca. Kenapa?
![]()
“[...] Yang terjadi sejak lama, ketua umum klub adalah bupati, walikota atau pejabat dinas pendapatan daerah (dispenda). Satu, mereka punya pekerjaan sendiri. Kedua, ini sudah jaman profesional. Ada apa pejabat publik cawe-cawe di situ?”
— Hedi Novianto, 15 Februari 2010
(Revolusi PSSI)
• JEPRETAN LANS. Lans Brahmantyo, desainer grafis, fotografer, dan penerbit buku itu punya galeri potret. Keren!
• NICE TRY, NICE TRAY. Ini salah satu blog keren Indonesia. Gambar berbicara karena ditafsir.
• MABUK BAHASA! Satu lagi blog menarik, tentang bahasa, di tengah karut marut bahasa blog(ger). Mari bermabuk-mabukan!•TENTANG JALAN RAYA Semprul betul blognya LekDjie ini. Hidup konten lokal orisinal -- kalau semuanya lokal. :)
7 Comments
Lanjutkan
nah ini yg tadi pagi bikin saya kesel, stikernya nutupin judul utama kompas
wah nang malang rung ono,… iso dadi peluang…
tim sukses yang tidak kreatif… kasihan.
saya sebel waktu terima kemaren pagi, kenyamanan saya berkurang
wah kasihan itu korannya, nggak dapet oplah iklan tapi diomelin pembaca
pokoke LANJUTKAN