Bajaj Pasti Belagu

Menyusuri jalur arus mudik dan arus balik, dari dan ke Jakarta via Pantura Jawa, beberapa kali saya menjumpai bajaj melenggang. Hanya sopir dan Tuhan yang tahu kapan dia berbelok — kecuali kita tanya.
Lho, kok “bajaj” dengan “b” lowercase? Ini nama benda, yang dieja sebagai “ba-jay”. Adapun untuk sepeda motor Bajaj (dengan “b” kapital), orang menyebutnya “bajaj” seperti mengeja “j” dalam “raj” dan “taj”. Bajaj masuk ke Indonesia pada akhir 70-an, mulanya dengan mesin skuter Bajaj. Salah satu pelopor perakitnya adalah Eddy Tansil.
7 Responses to Bajaj Pasti Belagu
Leave a Reply Cancel reply
Random Posts
Tas Mungil Circle K
25/02/2011Zaman dulu ada dagelan garing tentang tas kulit bikinan ahli supit (sunat) Bogem, Yogyakarta. Tasnya mungil, tetapi setelah digenggam wanita apalagi buat mainan maka akan menggembung jadi besar. Akhirnya Circle K bekerja sama dengan Greeneration juga punya yang seperti itu. Tas belanja yang ini bisa dilipat seukuran gantungan kunci (lebih besar ding). [...]
Recent Comments
adhi
» Sekedar informasi, di sebuah pohon leses yang terletak di kota Boyolali, terdapat sebuah lokasi yang kerap didatangi mereka-mereka yang sedang mencari pesugihan. Tepatnyalah di desa terpencil. Salah satu “menu” pesugihan di...
ichal
» Saya jual jipang/bipang (terbuat dr beras) dan brondong (terbuat dari jagung), silahkan di order jikalau berminat. Harga per pack 8,000 rupiah (isi 10 biji) berminat bisa hub saya di no : 0852.5878.4002 Lokasi saya di Surabaya Bagi...
raditya
» di ralat gan itu bukan 600cc tapi 900cc,, yamaha xj900p
maulana
» saudara2ku kita tetap waspada, meski situs pesugihan islami al ghoniyyu di kaltim dan yayasan rumah dakwah alfatihah di aceh itu sdh diblokir, tapi jangan lengah karena mereka bisa ber-ganti2 nama, tapi orangnya itu2 juga atau...
maulana
» Tadinya saya juga mau transfer ke yayasan al ghoniyyu, tapi saya sdh cek sendiri langsung keberadaan alamat yayasan tsb di jl raya bontang km.17 gang dewandaru desa sangkima lama sangatta, ternyata hanya hutan belantara alias fiktif....
Totot
» Ini kan memang negara tanpa pemerintah. Jadi setiap orang harus bertahan hidup dengan caranya sendiri-sendiri, dengan biaya dari kantungnya sendiri. Beruntunglah mereka yang duitnya berlimpah.
mpokb
» Hehe, kayak kopitiam itu ya.. Hiks.
mpokb
» Kita ini bangsa ceroboh, kreatif, pengambil risiko tinggi atau adaptif sih? :D
mpokb
» Solusi murmer, di gambar proyek mestinya nggak ada ya :D Btw, kayaknya saya kenal sama yang di foto dah :D
mpokb
» Duh… *speechless lihat terjemahan dan font-nya*












[...] Itulah bajaj bodong. Semacam produk haram, tanpa faktur pabrik dan BPKB selayaknya mobil dan sepeda motor. Tapi saat musim mudik Lebaran, bajaj bisa menjadi angkutan antarkota antarprovinsi (Lihat: “Bajaj Pasti Belagu“). [...]
saya ngerasain naik bajaj pertama kali malah di banjarmasin :D ,gak di jakarta
jiah seumur umur saya belum pernah ngrasain naik bajaj
Menyusuri jalur arus mudik dan arus balik, dari dan ke Jakarta via Pantura Jawa ==>> Nggak sampai Solo, ya, paman?
aku suka bajaj yang biru, yang pake bbg. kalo naek gak kedombrangan dan kabin penumpang lebih luas!
Kendaraan ibu kota kok dibiarkan memprihatinkan gini..
biarpun gaya riding-nya cuma Tuhan yang tahu, saya salut sama pemilik/rider-nya. Itu barang udah kedaluwarsa banget, tapi masih bisa jalan. bahan bakarnya pun campuran…ck…ck…ck