Jembatan Penyeberangan, bukan Lapak Dagangan

Pagi, ketika aktivitas kota belum riuh, jembatan penyeberangan berfungsi seperti seharusnya. Belum banyak pedagang di sana. Seperti di depan Plaza Blok M, Jakarta Selatan, misalnya. Tetapi mulai pukul sembilan jembatan sudah menjadi pasar. Merepotkan pejalan kaki.

  • Share/Bookmark

5 Comments

  1. Posted October 16, 2009 at 10:56 | Permalink

    iya ya, padat bener jembatan penyeberangan ini. meski sumpek, tapi ada gunanya kalau malam hari, nggak menakutkan karena ramai.. bang paman coba deh ke jembatan depan komdak di malam hari. deretan lampu memberi kesan futuristik, mengingatkan pada film “ET” :D

  2. Posted October 16, 2009 at 14:29 | Permalink

    Ayo ditertibkan.

  3. Posted October 16, 2009 at 20:58 | Permalink

    jembatan blok m itu salah satu yg terpadat di jakarta, terutama di bagian tangga dekat plaza :(

    hahaha. sampeyan apal banget.
    /tyo/

  4. Posted October 17, 2009 at 01:00 | Permalink

    loh itu teroris paman :)

    Hus! Ngawur kamu.
    /tyo/

  5. Posted October 19, 2009 at 00:45 | Permalink

    Selamat malam paman.
    Berbicara soal jembatan penyebrangan yang beralih fungsi mulai pukul 9, menurut saya itu kita punya andil dalam pengalih fungsian jembatan tersebut. “kalo kita tidak ada yang belanja di atas jembatan penyebrangan, tak mungkin ada pedagang yang berjualan disana”

    Iya sih, tapi… hahaha.
    /tyo/

    Salam

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*
CommentLuv Enabled
Copyright © 2007 memo. All rights reserved.