Menarik! Ikutilah paparan Ambar tentang Clara Sumarwati, wanita pendaki Indonesia. Benarkah Clara telah sampai puncak Everest? Belum lagi ditambah cerita tentang keterlibatan militer dalam ketidakjelasan itu.

Menarik! Ikutilah paparan Ambar tentang Clara Sumarwati, wanita pendaki Indonesia. Benarkah Clara telah sampai puncak Everest? Belum lagi ditambah cerita tentang keterlibatan militer dalam ketidakjelasan itu.

This entry was written by Antyo, posted on October 16, 2009 at 11:59.
Filed under Blog and tagged ambar, clara sumarwati, mount everest, pendakian.
Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.
Hanya sebuah memo. Tak penting, tapi boleh dibaca. Kenapa?
![]()
• NICE TRY, NICE TRAY. Ini salah satu blog keren Indonesia. Gambar berbicara karena ditafsir.
• MABUK BAHASA! Satu lagi blog menarik, tentang bahasa, di tengah karut marut bahasa blog(ger). Mari bermabuk-mabukan!•TENTANG JALAN RAYA Semprul betul blognya LekDjie ini. Hidup konten lokal orisinal -- kalau semuanya lokal. :)
10 Comments
hm…. takut rajawali itu terbang kemari.
katanya di puncak Everest ada semacam tiang untuk mengikatkan bendera, tanpa poto disitu dianggap hoax
Penasaran apakah ini hoax.
salut dengan riset mbak ambar untuk tulisan itu..
aku dah baca beberapa hari lalu, sama seperti si mpok…saya salut dengan ambar
tapi duh…everest, saya takut lah. ke jayawijaya dulu aja, saya ga jadi…takut hehehe
—
coba lagi. panjat lagi.
/tyo/
jadi kesimpulannya itu gimana, bener apa hoax sih mas paman
—
lha saya ndak tahu je.
/tyo/
Selamat malam paman.
mantap ya Mbak Ambar, saya salut atas riset yang dilakukannya selama ini. bagi saya berarti beliau mencoba menulis fakta bukan opini.
—
Ambar emang hebat.
/tyo/
salam
Wah udah keduluan septa..
terus terang saya malah bingung paman…
*maaf, baru tahu ini blognya paman tyo*
ada juga sekilas berita di kota Yogyakarta, tidak diakui oleh saudaranya (bahkan warga disana) kalo seseorang pendaki yang pernah menaklukkan Puncak Everest, hanya karena pernah mengalami penyakit kelainan jiwa. ternyata sebuah pengakuan itu memang butuh legalitas saat ini
—
Halo Gajah Pesing! Masih bau kan? Pakabar?
/tyo/
iri hati itu masalah mereka yang iri, maka gajah dipelupuk mata tidak tampak gajah disebarang tampak