Inilah urban art. Nggak cuma jual kaos. Tapi juga cat semprot, buat ngebom tembok dan bermural-ria (bukan bermural durja[nah]).

Share
Tagged with:
 

9 Responses to Cat Semprot @ Clothing Distro

  1. sandalian says:

    Haduh, jaman SMA aku belum pernah corat-coret tembok!
    Hidupku merugi.. *halah*

  2. Ini dia neh, kenangan lama. Dulu waktu masih sekolah di Solo, saya semprot tembok di Laweyan dengan simbol Grunge. Tak lama kemudian, om saya tahu siapa pelaku vandal di kampung saya.

    Saya kena marah dan nasehat. Nasehat om yang masih saya ingat sampai hari ini dan yang membuat saya berhenti melakukan vandal adalah “Le, kejahatan besar selalu dimulai dengan kejahatan kecil”

    Saya terkesan sekali dengan nasehat itu dan akhirnya tidak pernah melakukan lagi kecuali di tembok kamar sendiri dengan gambar Fidel Castro.

    Paman Thob!
    Iqbal Prakasa recently posted..Menengok Biro Jasa DigitalMy Profile

  3. [...] Pelakunya bisa kelas atas yang mampu membeli sekian kaleng cat semprot impor Montana 94 (lihat Memo) sekaligus, bisa juga kelas bawah yang untuk membeli sekaleng cat lokal murahan seharga Rp 20.000 [...]

  4. dobelden says:

    lha kalo cuma ambil klerengnya doang paman, berkelana dari satu bengkel ke bengkel lain mengumpulkan bekas pylox :D

  5. [...] Ketiga: merek Pylox memang kuat, padahal untuk ngebom ada yang lain. [...]

  6. zam says:

    jamanku dulu pake Pylox.. :D

  7. hedi says:

    jadi inget jaman SMA, tapi grafiti ku cuma satu; Iron Maiden doang :P

    Top! Eh Elpamas gak termasuk? :D
    /tyo/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

Set your Twitter account name in your settings to use the TwitterBar Section.