
Semoga saja Pak Surya memang mengajar di sana. Yang pasti sekolah yang bukan di Indonesia ini, tapi di Inggris, menggunakan tenaga surya untuk listriknya. Lantainya ada yang berbahan plastik daur ulang dan kayu limbah. Perancangnya adalah Kita. Konon kabarnya (tapi saya jamin ini hoax), PLN yang hebat itu sedang menggunakan dana CSR-nya untuk membangun ginian: bangunan ramah lingkungan yang hemat energi. Daripada menyalahkan konsumen kalau dagangan laku (bahkan akan memasang paksa alat penghemat di rumah pelanggan kaya), tentu lebih cerdas dan beradab jika membangun rumah bertenaga listrik dari Matahari. Sumber: DeZeen.

8 Comments
pembicaraan saya kemaren dengan orang pln mereka belum punya skema pembayaran buat rumah tangga yg menghasilkan listrik via solar cell ke jaringan pln
—-
Sebagai BUMN mereka maunya jangan sampe repot ngeladeni orang.
/tyo/
Ujung-ujungnya pln lagi..hi3x..

Paman tyo sepertinya trauma akut pd listrik negeri ini ya??
piss (pa)man…
lho, kalau kita sudah bisa bikin listrik sendiri, apa urusannya dengan PLN, bang paman? ibaratnya, kan kita punya PLN sendiri
)
—
Lha PLN kan ndak suka kalo dagangannya laris? Makanya mereka wajib mengampanyekan energi alternatif supaya dagangannya ndak laku.
/tyo/
Hahaha bandot meneh
—
Wedhus maning, wedhus maning.
/tyo/
huahahah! pake solar-cell yg mahal gitu juga masih berurusan dengan kambing? hadudududuhh..
—
Lha kambingnya juga jadi mahal, Zam.
/tyo/
beginian mau ada di indonesia ?
—
Akan dimulai dari Batam.
/tyo/
mantep nih klo ada di kampus gw
Hehehe….
Indonesia jelas bisa bikin, tapi ndak nyampai setahun udah rusak…