Foto Jurnalistik: Jujur atau Didramatisasi?

Arbain Rambey memberikan perspektif yang mencerahkan. Foto di atas pernah dimuat di Kompas. Padahal dalam keadaan kering, kondisi di lapangan seperti tertunjuk di foto bawah. Genangan air cuma 30 sentimeter, padahal di lokasi lain ada yang jauh lebih tinggi.  Paparan dan alasan Arbain ada di sini, untuk melihat semua contoh foto silakan buka Kompas epaper.

  • Share/Bookmark

5 Comments

  1. Posted November 17, 2009 at 13:26 | Permalink

    lho di foto A, gambar gedungnya berwarna dan ada outline-nya.. analog dengan pemilihan kata dalam redaksi berita ya, bang paman..

  2. Posted November 17, 2009 at 14:08 | Permalink

    tergantung imajinasi pembaca foto – eh pelihat – eh.. apa ya istilahnya?

  3. Posted November 17, 2009 at 16:19 | Permalink

    foto masih lebih mudah ditebak unsur hiperbola atau dramatisnya, tapi kalo tv agak sulit. reporter berendam di comberan, langsung report banjir sampai sepaha orang dewasa. dia terpaksa nyemplung ke comberan, karena banjir di lokasi sudah susut, siapa suruh telat? :P

  4. Posted November 17, 2009 at 18:24 | Permalink

    hwa! keren!

  5. Posted November 19, 2009 at 16:24 | Permalink

    hahaha.. cerita di balik liputan..

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*
CommentLuv Enabled
Copyright © 2007 memo. All rights reserved.