Kita memang pengguna bahasa gado-gado. Tapi berapa banyakkah orang yang akrab dengan “muster area” dan “muster point”? Kata “apel” pun, jika tertulis, bisa diartikan sebagai nama buah. Tempat (ber)kumpul, mungkin lebih enak. Baik berkumpul untuk upacara maupun saat darurat. Ah, tapi nggak kerenlah.

3 Comments
ini penyakit umum orang endosah yang suka keminggris.
sayangnya, bahasa endonesia memang ndak keren. lebih kerenan basa jawa.

—
Tepatnya: Jawa ngapa-ngapak!
/tyo/
@bangsari:trus boso jowone apaan tuh muster area?
@lekdjie : panggonane ndoro