Pemain Lokal

Inilah yang diidamkan oleh dotcomers lokal, seperti yang pernah dilontarkan oleh Danny dari Kaskus dalam diskusi Citra Pariwara 2009: pemain lokal mestinya dijual karena dikenal. Saat itu Danny mengritik iklan-iklan ponsel yang memamerkan fitur Twitter dan Facebook. Bravo Kaskus! Sebuah cerita dari rumah karaoke di Makassar.

  • Share/Bookmark

4 Comments

  1. godote
    Posted December 9, 2009 at 02:37 | Permalink

    nice one. dulu saya juga bercita2 spt itu. sayang kandas ditengah jalan :D

  2. Posted December 9, 2009 at 07:18 | Permalink

    Besok bikin kafe berfitur memo atau blogsemprul,dab! ah…hidup konten lokal..!
    :-D :-D :-D

  3. Posted December 9, 2009 at 08:29 | Permalink

    Itulah orang kita, Paman. Lebih senang dan keren memakai apapun yang berbau asing daripada yang lokal milik bangsa sendiri. Makanya dulu di era ORBA, jamannya menteri Harmoko kalau nggak salah, semua penamaan asing harus diindonesiakan.

  4. Posted December 10, 2009 at 00:00 | Permalink

    tapi Kaskus juga “agak salah” karena menggunakan tagging berbahasa Inggris :D

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*
CommentLuv Enabled
Copyright © 2007 memo. All rights reserved.