Memang tertulis Jateng dan DIY. Tapi beginikah penggunaan bahasa Jawa dalam pemberitaan? Mohon maaf untuk Anda yang tidak paham bahasa Jawa.


Memang tertulis Jateng dan DIY. Tapi beginikah penggunaan bahasa Jawa dalam pemberitaan? Mohon maaf untuk Anda yang tidak paham bahasa Jawa.


This entry was written by Antyo, posted on December 20, 2009 at 21:48.
Filed under Bisnis, Hiburan and tagged bahasa jawa, diy, jateng, jurnalisme, koran meteor, yogya.
Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Hanya sebuah memo. Tak penting, tapi boleh dibaca. Kenapa?
![]()
“[...] Menurut saya buat musik prog kudu lebih menekankan komposisi, makanya ada porsi 85% (mayoritas)…”
— Gatot Widayanto, menanggapi komentar, 10 Februari 2010
(Membangun Top Prog Albums)
• JEPRETAN LANS. Lans Brahmantyo, desainer grafis, fotografer, dan penerbit buku itu punya galeri potret. Keren!
• NICE TRY, NICE TRAY. Ini salah satu blog keren Indonesia. Gambar berbicara karena ditafsir.
• MABUK BAHASA! Satu lagi blog menarik, tentang bahasa, di tengah karut marut bahasa blog(ger). Mari bermabuk-mabukan!•TENTANG JALAN RAYA Semprul betul blognya LekDjie ini. Hidup konten lokal orisinal -- kalau semuanya lokal. :)
17 Comments
kok fotonya nggak diburamkan atau ditutupi sih.. ngeri
kok parah banget nggih
mungkin mau saingan sama lampu merah paman
)
lho…sedulur karo lampu abang & ijo? courtesy of Dahlan Iskan?
cedak ku ora eneng wong adol koran meteor hehehe
jelas kan koran ini menyasar segmen masyarakat mana? :p
pas SD biji basa jawane mesti elik dewe.
Walah! Ini bahasa Jawa yang nggaya, Paman! Dalam kamus bahasa Jawa tidak mengenal kata Dhewe dan Ditujes.
He….He…..Saya kok jadi ketularan nggaya? (Nggaya sok tahu)
Meteor!ndisik sing diwoco gur Alkisah e thok!!bwahahaha..
ki koran cen paling laris se jogja. di solo dulu yo ada Meteor Solo, entah kalo sekarang
tak tujes kowe mengko.. hahahaha
Lihat logonya: meteor bergambar globe.
)
basuki srimulat bilang, “tak tujes, tak enggok-enggokke..”
beh, jogja jbul dah makin kasar jawanya ya ? ato ini ulah pendatang ? ah, tak lah berprasangka. bahasa jawaku saja sudah jauh dari tata krama sopan santun berbahasa jawa..
luwih becik elek bosone, timbang kelakuane koyotoh sing ngelek-ngelek koran meteor
@sontoloyo: Untunglah saya tidak menjelek-jelekkan Meteor, karena saya hanya bertanya
Gak usah dijelek-jelekin memang udah jelek kok. Tenang ajah.
@memang_jelek: bukan saya lho yang bilang