Seperti kantong obat (biasanya dari apotek), akta notaris, dan bon toko besi. Ada sapaan “Tuan”.

This entry was written by Antyo, posted on December 21, 2009 at 23:23.
Filed under Bisnis, Desain, Perjalanan, Silaturahmi and tagged dagadu, yogya village inn.
Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.
Hanya sebuah memo. Tak penting, tapi boleh dibaca. Kenapa?
![]()
Kasih / Kau dengar fanfare itu / Suara terompet mendayu / Canka Lokananta / Suara dari sorga / Mengiringi dentuman meriam /
— Pakde Cholik (pensiunan PM), 20 Februari 2010
berisi peluru cintaku / Yang selalu kutembakkan padamu.
(Puisi Cinta Serdadu Tua)
• JEPRETAN LANS. Lans Brahmantyo, desainer grafis, fotografer, dan penerbit buku itu punya galeri potret. Keren!
• NICE TRY, NICE TRAY. Ini salah satu blog keren Indonesia. Gambar berbicara karena ditafsir.
• MABUK BAHASA! Satu lagi blog menarik, tentang bahasa, di tengah karut marut bahasa blog(ger). Mari bermabuk-mabukan!•TENTANG JALAN RAYA Semprul betul blognya LekDjie ini. Hidup konten lokal orisinal -- kalau semuanya lokal. :)
7 Comments
gimana kalo diganti “Ndoro Antyo Rentjoko” :p
kerenan mas bang paman dung
Yo masak “Tuan Paman Antyo Rentjoko”? Ntar bisa dimarahi Bung Salomo Simanungkalit dunk :p
rumah paman sekarang sudah ada kolam renangnya? kapan-kapan aku nunut umbah-umbah ya
@ndorokakung: bawa kerbau sekalian buat “diguyang”
)
OOT. Bolehlah numpang renang di tempat sampeyan, tapi aku ga mau bareng ndoro yg umbah2
ga’ buat ngingu lele aja paman?