
Disebut signage darurat juga bukan, karena setiap hari dipasang di pelataran. Barangkali sentuhan manual memang cocok untuk para eksekutif.

Disebut signage darurat juga bukan, karena setiap hari dipasang di pelataran. Barangkali sentuhan manual memang cocok untuk para eksekutif.
This entry was written by Antyo, posted on February 8, 2010 at 13:24.
Filed under Bisnis, Desain, Seni and tagged bank eksekutif, mayestik, parkir, signage.
Bookmark the permalink. Follow any comments here with the RSS feed for this post.
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Hanya sebuah memo. Tak penting, tapi boleh dibaca. Kenapa?
![]()
hidup
— Happy Hanantoputro, 24 April 2004
hanyalah
dari
sujud
ke sujud
(“Hidup Bersujud”)
• JEPRETAN LANS. Lans Brahmantyo, desainer grafis, fotografer, dan penerbit buku itu punya galeri potret. Keren!
• NICE TRY, NICE TRAY. Ini salah satu blog keren Indonesia. Gambar berbicara karena ditafsir.
• MABUK BAHASA! Satu lagi blog menarik, tentang bahasa, di tengah karut marut bahasa blog(ger). Mari bermabuk-mabukan!•TENTANG JALAN RAYA Semprul betul blognya LekDjie ini. Hidup konten lokal orisinal -- kalau semuanya lokal. :)
3 Comments
orang kere spt saya tak boleh menggunakan bank itulah ya paman
bank ku bank BTN[Buruh Tani Nelayan], maklum seh buruh
eksekutif, legislatif, yudikatif, aspiratif..