Setelah gerbong punya siaran video, maka stasiun juga punya jaringan siaran terbatas. Di Jakarta namanya TV Gambir. Isi pesannya? Baca sendiri. Lihat running text berlatar biru. :D
@mendoan: Gak masalah. Kayak merek jins Bandung yang mendunia: PeterSayDenim. Teman saya pernah membawa foto dari Amrik, ada toko bule yang bernama “Dream Come True”. :D
pakgede, kuwe sing neng tipi kuwe pideo klipe SD (Seven Dream), nyong wis tau ora sengaja ketemu, nyong takon: “Kok Seven Dream? Bukan Seven Dreams?? Atau Seventh Dream??”
[...] Gambir Jakarta sudah berubah. Sedikit. Beberapa kios baru sudah terisi. Kafe ber-hotspot sudah ada. TV Gambir terus menayangkan gambar hidup. Dan di bawah peron, tempat menunggu serta masuk-keluar penumpang ke [...]
satu sangkar dua burung: dua orang perempuan sama-sama menghendaki seorang laki-laki (halah! kuno! hehehe…) — Bahtera | Peribahasa
Hanya sebuah memo. Tak penting, tapi boleh dibaca. Kenapa?
Recent Comments
Antyo » Sayang banget, negeri segede ini, yang masyarakatnya juga mengakui dirinya agraris, ternyata terseok-seok bahkan keok. Negeri industri tetep melindungi sektor pertanian, karena pangan...
mpokb » lha ya itu, Bang Paman… banyak hasil penelitian budi daya nggak bisa dilempar ke pasar, terkubur di perpustakaan, atau bahkan diambil negara tetangga, contohnya durian monthong...
Antyo » @mawi: bisa jadi sih :) Lagian yang belanja kan hanya orang mampir, karena ini di rest area :)
Antyo » @mawi: gak ngerti saya soal SMS yang beda nomor pengirim dan nomor teranjurkan. Sering gitu tuh. Apa ya maksudnya?
Antyo » @mawi: Perluasan kibutz kan untuk pertanian juga, selain yang utama ya aneksasi untuk menggusur orang semaunya. Ariel Sharon termasuk dedengkot. Tapi soal jeruk jaffa yang ini saya gak tahu...
Antyo » @mpokb: Lha kenapa setelah CVPD mengobrak-abrik jeruk kita, gak ada budi daya yang menghasilkan jeruk enak tapi bebal? Pikiran awam aja sih. :)
mpokb » @Bang Paman : Ada yang bilang, jeruk garut itu dulu sengaja dimusnahkan karena jadi penyebar penyakit jeruk. Beberapa waktu kemudian, di Malang juga ada yang membudidayakan jeruk keprok...
mawi wijna » itu klip warna merah juga termasuk permen Paman? :D
mawi wijna » hahahaha, yg saya cermati juga nomor si pengirim dengan nomor di sms kok berbeda ya Paman? jadi jangan-jangan juga ada jasa promosi lewat SMS? :D
mawi wijna » apa memang sudah direncanakan bahwa antrian tak kan mengular? sebab ukuran toko terbilang kecil?
mawi wijna » labelnya Israel, tapi jangan-jangan ditanam di Palestina, d’oh…
Antyo » @mpokb: Jeruk keprok garut itu paling enak, tapi mahal. Kenapa mahal karena produksi terbatas, prosesnya macam2 termasuk distribui gak efisien. Sebagian buah yang masup ke sini konon...
Antyo » @mpokb: itu bukti bahwa dia cerdas dan kreatif. Oh itu nomornya Axis to? *awam*
yg di kereta itu TV Kabel (DVD). diputar pake DVD yg disiarkan ke penjuru gerbong menggunakan kabel.. :D
yg di Stasiun? sama juga.. :D pemegang siaran, dari KATV.
@mendoan: Gak masalah. Kayak merek jins Bandung yang mendunia: PeterSayDenim. Teman saya pernah membawa foto dari Amrik, ada toko bule yang bernama “Dream Come True”. :D
pakgede, kuwe sing neng tipi kuwe pideo klipe SD (Seven Dream), nyong wis tau ora sengaja ketemu, nyong takon: “Kok Seven Dream? Bukan Seven Dreams?? Atau Seventh Dream??”
Ra dijawab… :)
[...] Gambir Jakarta sudah berubah. Sedikit. Beberapa kios baru sudah terisi. Kafe ber-hotspot sudah ada. TV Gambir terus menayangkan gambar hidup. Dan di bawah peron, tempat menunggu serta masuk-keluar penumpang ke [...]