Untunglah kedua toko yang berbeda ini tak memaksakan bahasa Indonesia. Kalau bicara “belahan di balik kutang”, meskipun benar, bisa-bisa dianggap tak sopan. Lagi pula beda segmen beda ungkapan, kan? Santai sajalah. Yang penting indah. :)

Share
Tagged with:
 

12 Responses to Celah, Belahan

  1. [...] lama pun bahasa kita tercinta ini masih ‘bolong-bolong’. Salah satu contohnya disinggung dalam posting Paman Tyo yang ini, tentang tiadanya padanan bahasa Indonesia untuk kata [...]

  2. [...] bahasa kita tercinta ini masih ‘bolong-bolong’. Salah satu contohnya disinggung dalam posting Paman Tyo yang ini, tentang tiadanya padanan bahasa Indonesia untuk kata “cleavage“. Dalam Kamus Inggris [...]

  3. zam says:

    kesimpulan ngawurnya: makin sedikit kain yg digunakan, makin mahal! :D

  4. mpokb says:

    Jadi “lurah dada” nggak bisa dipakai, yak..? :D Bahasa Indonesia nggak punya padanan “cleavage”, padahal sebagian busana tradisional perempuan berbentuk kemben.. :D

    • Antyo says:

      Mpokb: Ini persoalan menarik. Kita punya kata “payudara”, “buah dada”, dan entah apalagi, terus sejauh ini rasa bahasa kita bisa menangkap mana lontaran vulgar dan mana yang bukan. Kata “mencegah kanker payudara” toh tidak pernah dianggap cabul, demikian pula (terlebih) “ibu menyususi”. Sebagian busana tradisional pun berbentyk kemben, seperti kata Mpok. Wayang kulit dan ilustrasi lain juga tak ada masalah dengan payudara. Tapi anehnya untuk urusan beginian kekayaan ungkapan verbal kita seperti kelu. :) Apalagi sekarang di beberapa tempat ada pertarungan nilai soal “akhlak” berbusana dan tampil… Jadi? Kapan dong Mpok bikin posting soal ginian? :)

      • mpokb says:

        waks… orang komentar malah dikasih PR… nanti lah, Bang Paman.. pada suatu hari yang cerah.. :P yang jelas, bahasa Indonesia justru asyik dibicarakan karena ketidakmatangannya :D

        • Antyo says:

          Mpokb:
          Karena belum matang dan belum tertata maka peluang kita untuk membentuk bahasa Indonesia pun lebih terbuka.

  5. Joko Sutarto says:

    Kutang mahal? Tapi yang lebih mahal isi daleman kutangnya. :D

  6. blontankpoer says:

    kotang kok regane larang temen…

    • Blontank: Lha kalo crotchless thong lebih keterlaluan lagi harganya. Margin produsen dan penjual kelewat gede untuk nutupi margin lain yang kecil :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

Set your Twitter account name in your settings to use the TwitterBar Section.