Sial benar pejalan kaki di Jakarta ini. Trotoar pun dicaplok untuk loket dan lajur keluar motor dari parkiran. Lhat saja di salah satu Jalan Melawai di Blok M, Jakarta Selatan. Ke mana pejalan kaki menuntut hak? Seseorang yang sok, belagu pula, bilang, “Nasib pejalan kaki di Jakarta bisa diperbaiki jika kelas menengahnya juga suka jalan kaki sehingga bisa menuntut.” Oh, kelas menengah! Siapakah mereka gerangan?

Share
Tagged with:
 

3 Responses to Trotoar untuk Loket Pakir dan Lajur Keluar

  1. [...] banget niiih . . . menarik banget melihat gambar yang diposting oleh gegedug Blogger . . . yakni Paman Tyo. Beliau memposting sebuah realita yang sangat kontradiktif dimana oleh sebuah penyelenggara Parkir [...]

  2. mpokb says:

    Yang harus merasakan jalan kaki dan naik sepeda justru para pejabat dan wakil rakyat. Kan mereka yg bikin aturan..

    • Antyo says:

      Mpokb: Teorinya sih, baik yang mengatur maupun diatur sama-sama punya pengalaman pedestrian :)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

Set your Twitter account name in your settings to use the TwitterBar Section.