Panas, Jangan Fanatik (?)
Cukup Anda perhatikan dialog pembukanya saja. Selebihnya tak usah Anda tonton. :D
“Ibu seneng lagu yang panas apa yang adem, Bu?”
“Panaassss…” (sepertinya suara anak-anak kecil)
“Panas? Oke. Janji ya, gak fanatik lho ya…”
Jadi, yang dimaksud dengan “fanatik” itu apa? Mungkin begini: bisa fanatik menggemari maupun fanatik membenci — apapun pijakan nilai yang dipakai untuk menerima ataupun menolaknya.
Ada realitas dalam ruang-ruang kehidupan di luar sana yang berjalan di atas relnya sendiri, termasuk kehadiran anak-anak dalam pentas malam, dan kita mungkin bingung.
Kehidupan memang kaya. Oh ya, pada masa Orba, ada nama Bintang Timur dengan bintang merah dalam pembukaan video mungkin bisa berakibat diinterogasi. :D
17 Responses to Panas, Jangan Fanatik (?)
Leave a Reply Cancel reply
Random Posts
Hore! Dapat Kalender dari Ayu Laksmi!
07/02/2011Bonus kalender dalam CD, kalau cuma selembar tipis, mungkin biasa. Tapi kalau pakai art carton, bisa diberdirikan, rasanya jarang. Lagi pula tidak setiap saat produsen pantas membonuskan kalender, karena hanya cocok pada awal dan akhir tahun.
Kalau musik Svara Semesta-nya Ayu Laksmi yang antara lain melibatkan Dewa Bujana dan Balawan ini bagaimana? Layak Anda [...]
Recent Comments
adhi
» Sekedar informasi, di sebuah pohon leses yang terletak di kota Boyolali, terdapat sebuah lokasi yang kerap didatangi mereka-mereka yang sedang mencari pesugihan. Tepatnyalah di desa terpencil. Salah satu “menu” pesugihan di...
ichal
» Saya jual jipang/bipang (terbuat dr beras) dan brondong (terbuat dari jagung), silahkan di order jikalau berminat. Harga per pack 8,000 rupiah (isi 10 biji) berminat bisa hub saya di no : 0852.5878.4002 Lokasi saya di Surabaya Bagi...
raditya
» di ralat gan itu bukan 600cc tapi 900cc,, yamaha xj900p
maulana
» saudara2ku kita tetap waspada, meski situs pesugihan islami al ghoniyyu di kaltim dan yayasan rumah dakwah alfatihah di aceh itu sdh diblokir, tapi jangan lengah karena mereka bisa ber-ganti2 nama, tapi orangnya itu2 juga atau...
maulana
» Tadinya saya juga mau transfer ke yayasan al ghoniyyu, tapi saya sdh cek sendiri langsung keberadaan alamat yayasan tsb di jl raya bontang km.17 gang dewandaru desa sangkima lama sangatta, ternyata hanya hutan belantara alias fiktif....
Totot
» Ini kan memang negara tanpa pemerintah. Jadi setiap orang harus bertahan hidup dengan caranya sendiri-sendiri, dengan biaya dari kantungnya sendiri. Beruntunglah mereka yang duitnya berlimpah.
mpokb
» Hehe, kayak kopitiam itu ya.. Hiks.
mpokb
» Kita ini bangsa ceroboh, kreatif, pengambil risiko tinggi atau adaptif sih? :D
mpokb
» Solusi murmer, di gambar proyek mestinya nggak ada ya :D Btw, kayaknya saya kenal sama yang di foto dah :D
mpokb
» Duh… *speechless lihat terjemahan dan font-nya*












Huwaw ini gak seberapa kalau dibandingin yg pernah tak lihat, ada yg jauh lebih parah lagi dibanding ini.
Etapi yg mencengangkan pimpinannya Pak Haji, fuck deh!
Rusa recently posted..Facebookan Gratis Seumur Hidup
Rusa: Oh yang gimana itu kalo “lebih parah” :D
O M G …
Pitra recently posted..Menikmati Musik Goose House
Mungkin kalau nggak hot gini nggak dapat job manggung, dus penyanyi dan pemain organnya nggak makan. Gitu ya?
Persaingan grup organ tunggal semakin ketat, se-ketat kostum mbak penyanyinya.
sabaiX recently posted..Japanese Funny Ads
sabaiX: Mungkin memang karena persaingan. Yang berani yang akan bertahan?
di tivi pernah ditayangin profil kelompok2 ‘orgen tunggal’ di sumatera sana. sedih liatnya. mereka gak peduli yg nonton kebanyakan anak2 kecil.
oooya, liat nama pimpinan orkesnya, haha..
Venus: Pernah saya lihat VCD ginian dari tanggapan orang mengkhitankan anak. :D Banyak anak kecil di sekitar panggung.
lah itu pimpinan orkesnya H.Moch. Zaini.
Didi: :)
Saya menikmati videonya :) Ngawang2 mikir partai2 yang masih ngotot bikin negara agama… apa ya masih ngotot lehernya atau ngotot yang lain kalo udah nonton yang panas gini?
Fanatik… Bakatik! :)
DV recently posted..Tentang Kembali dan saudara-saudaranya yang tak pernah kembali
bisnis ndangndut koplo memang oye om..terlepas dari kacamata benar/salah maupun akhlak…tariiikkk maanggg..assololeyy!
Asyuuuuuu…
Ini seluruh gaya panggung merupakan gaya gaya make love,..ada syahkodap, ada doggie style, ada woman on top sampai menggelinjang.
Dan itu ada anak anak kecil..haduhh
Bung Iman: Memang masyarakat kita kadang kenthir menurut kacamata tertentu. Di YouTube yang ini saya ngeliat related videos. Ada acara dancing stage di arena balap. Yang nonton banyak anak muda, tapi tampaknya udah 17 tahun ke atas, dan gerakan si penari meskipun pakai bikini minim banget ya gak sengawur dangsut. Padahal itu di Barat.
Saya meskipun gak sreg sama laskar akhlak, tetap gak sreg sama si mbakyu dangdut yang kayak nantang, “Tapi jangan fanatik ya.”
Di sisi lain, dari video dangdut hot saya juga berpikir bahwa di kampung tertentu, soal begituan bukan masalah. Malah kadang ada running text “tasyakuran bapak anu”. Khitanan pake dangdut hot, mantenen juga. Anak-anak nonton paling depan. Ibu-ibu juga gak soal.
Saya nemu video ini gara2 ngeklik thumbnail demi thumbnail ketika ngeliat video Partai Demokrat :))
segeeerrrrrr…
Yo opo Cak, mentang2 podho Suroboyoné :P
dapet link nya dari pangsit, ya, man? *nuduh* :))
memeth recently posted..Soto Bangka di Kampoeng Bangka
Memeth: Husss bukan. Ini gara-gara video Partai Demokrat sebelum posting ini :))