memo | blogombal.org

masih saja ada tempat untuk membual

Yah, namanya juga gombalan. Di sana ada, di sini nongol. Murah meriah, ada sedia di mana-mana tempat. Jikalau kuciwa, pulanglah -- tapi lain hari kembalilah.


06.20

2008

Dagangan Mahal, Toiletnya Abal-abal

Ini toilet pria di Glodok Plaza, Kota, Jakarta. Cermin wastafel sudah menghitam punggungnya. Untuk sabun cuci tangan cukup memanfaatkan botol bekas minuman. Padahal harga paket audio (dan video) di sana bisa sampai puluhan juta bahkan ratusan juta rupiah. Barangnya premium, toiletnya manyun.

toilet glodok plaza jakarta kota

06.19

2008

Telur Paskah @ Busway Bogor

Kenapa busnya tak bernama TransBogor? Itulah hasil keisengan tukang: menorehkan tulisan kenangan dalam setiap proyek. Konon sebagian programer juga suka melakukan keisengan saat membuat aplikasi. Maka jadilah easter egg. :D Blogger Bogor — misalnya Nona Dita, MpokbGage, dan keluarga Mbilung – mestinya tahu ini halte di mana. :)

busway di bogor

06.19

2008

Kuno, Jaminan Mutu :)

Sejarah adalah reputasi. Bisa jadi alat unjuk diri. Tapi pada 1969, ketika belum ada EyD, ejaan yang lazim adalah “ibu” dan bukan “iboe”. Hanya merek tertentu dari masa kolonial yang suka ber-”oe”. Tapi kalau mau konsisten, mestinya “harum” ditulis “haroem” atau “aroem”. Celakanya main-main teks ala jadul zaman sekarang kadang main hantam krama. Apa pun yang “u”, terutama dari bahasa Eropa (Belanda), dijadikan “oe”. Salah kaprah yang menyesatkan. Huruf “u” dilenyapkan. Misalnya? “roebrik”. :D

binatu di jalan ahmad dahlan jakarta

Kita Tunggu Cokelat cap TNI-AD

Nama Swiss Army memang jadi brand kuat. Maka cokelat dengan merek itu, yang diklaim porsinya pas untuk survival, juga masuk Jakarta — tapi bukan di toko outdoor activities. Sejauh ini TNI juga punya ransum awetan untuk anggotanya. Ndoro Bedhes menyukainya. Maklumlah beliau itu dulu komandan menwa. Sampai hari ini Ndoro masih menyembunyikan tato “prajurit” di pundaknya. Apa artinya? “prabawa, jumawa, celurit” :D

cokelat swiss army kesukaan ndoro kakung

06.19

2008

STOP untuk Anak Sekolah

Saya nggak tahu slogan ini karena kreatif atau bingung. Seberapa dalam dia mengesankan konsumen dan menancap di benak? Kayaknya, meski sudah lama, tetap lebih mengena yang “kembali ke sekolah, kembali ke…”

stop toko gunung agung

06.18

2008

Masa sih Ada yang belum Tahu? :)

Ada-ada saja portal unipersitas anak maen ini. Ginian kok sampe diingetin. :D

universitas playboy