memo | blogombal.org

masih saja ada tempat untuk membual

Yah, namanya juga gombalan. Di sana ada, di sini nongol. Murah meriah, ada sedia di mana-mana tempat. Jikalau kuciwa, pulanglah -- tapi lain hari kembalilah.


Kuli Tinta, Kuli Disket, Kuli W-Fi, Kuli…

kuli disket koran ndoro kakung

Pada abad lalu istilah kuli tinta cukup dikenal, malah kalau tak salah disebut oleh sebuah lirik lagu. Tak jelas bagi saya, tinta yang dimaksud itu tinta bolpen atau tinta percetakan. Kemudian mulai pertengahan 1980-an redaksi media cetak memakai komputer dan disket. Mungkin biar tampak keren, beberapa reporter menyebut diri kuli disket. Abad ini, tepatnya Selasa 29 Juli 2008, Koran Tempo masih menggunakan istilah kuli disket. Salah satu editor koran itu, seorang blogger, bisa bekerja di mana saja dengan laptopnya, memanfaatkan jaringan nirkabel dan internet. Mungkin di ranselnya selain ada USB flash disk juga ada floppy disk.

Bonus: kenangan disket Yeni Setiawan

07.30

2008

Arossa bukan Barbie

Satu lagi boneka yang menemani Barbie. Boneka muslimah ini bernama Arrosa.

arrosa arrosa

07.29

2008

Wanted (Alive or Alive)

Barang siapa mengenal orang ini harap memberitahu saya. Terima jadi.

ultah ke-33 enda nasution 29 juli 2008

Akhir Pekan Bisnis

Maaf ya, kenapa tampilan Bisnis Indonesia Minggu nggak pernah memuaskan? Padahal membawa slogan “business lifestyle” lho…

bisnis indonesia minggu

07.25

2008

Gimmick

Seberapa sering Anda tergoda oleh beginian? Mulaya tidak butuh tapi setelah melihat “keuntungan dadakan” lantas beli, dengan alasan pembenar, “Iseng aja, sekali-sekali…”

teh kotak

 

07.25

2008

Mengingatkan Konsumen

Boleh juga ide si tukang cetak ini. Kalau kartu nama habis maka dasar kotak akan menampilkan pengingat. Intinya: kembalilah, dan pesanlah lagi. Tapi harus bayar. :D

kartu nama gombal