Tag Archives: ikon

Ali Topan, bukan Cak Topan

Saya ndak tahu apakah pemuatan cerita lama Ali Topan Anak Jalanan ini di Kompas masih menarik. Tapi untuk sekadar mengintip potret sosial Jakarta 30 tahun lalu mungkin masih bisa. Serial versi novel ini, setahu saya, adalah kelanjutan cerita per episode yang muncul di majalah Stop tahun 71-73. Ilustrasi di majalah, juga oleh Jan Mintaraga, mencitrakan [...]

Ikon adalah Komoditas

Paham tidak paham, sehati maupun bertentangan, setiap orang boleh menjadikan simbol yang disukainya sebagai hiasan atau gaya hidup (dan klangenan) karena mungkin eksotis lagi keren — dari simbol Nazi, salib, Che Guevara, sampai Mao Zedong. Istilah gagahnya:  peduli amat dengan ideologi karena yang penting adalah pemaknaan baru. Maka wajar saja jika segala pernik Cina “pra-kapitalis(me)” [...]

Copyright © 2007 memo. All rights reserved.