memo | blogombal.org

masih saja ada tempat untuk membual

Yah, namanya juga gombalan. Di sana ada, di sini nongol. Murah meriah, ada sedia di mana-mana tempat. Jikalau kuciwa, pulanglah -- tapi lain hari kembalilah.



07.31

2008

Plaxo, Mainan Lama itu…

Lama saya tidak buka Plaxo. Kedua foto saya tidak pernah saya ganti. Itu foto lawas banget, malah satunya produksi tahun 2000 (bukan yang ada di contoh), awal saya berplaxo. Ternyata Plaxo sekarang sudah dilengkapi ini dan itu yang mengarah ke jejaring sosial — atau mungkin sejak dulu ada tapi tak peduli. Saya menggunakan Plaxo untuk mem-backup address book di Outlook dan urusan online-nya cuma sinkronisasi, bukan ke webnya. :D Terbukti selama ini Plaxo bermanfaat ketika meng-install atau reinstall mail client baru. Plaxo itu pemain lama tapi kurang popular dan kayaknya nggak cepat berkembang. Mungkin kurang funky, kurang berkesan gaul. :D

oh my plaxo!

 

05.06

2008

Pendidikan untuk “Anak Main”

Apakah yang berhubungan dengan kampus selalu berarti edukatif? Walah, saya bukan ahli pendidikan. Majalah pria sono biasa bikin edisi “college girls”. Dan nyatanya ada saja yang bersedia bahkan bangga difoto. Yang anyar, ada layanan jejaring sosial Unipersitas Pleboi. Mbah Kakung Heffner kasih sambutan.

jejaring sosial untuk mahasiswa

Sasarannya tentu mahasiswa. Kalau di sini, mahasiswa tugas belajar yang ambil S3 (sebagian sudah telat, malah dosennya lebih muda) mungkin juga ayoh aja kalau diajak ikut.

“Jangan marah dong Ma, Papa kan mau bergaul ama mahasiswa lain.”

Maaf, dalam fragmen gombal tidak ada ilustrasi berupa suara tangis bayi, karena si sulung sudah SMA dan sudah menghabiskan lusinan batere untuk shaver.

“Oh yang itu ya, Pa? Biasa aja kok, Ma. Cuma gitu.”