Tag Archives: mayestik

Lebih Nyeni?

Disebut signage darurat juga bukan, karena setiap hari dipasang di pelataran. Barangkali sentuhan manual memang cocok untuk para eksekutif.

Kualitas Bergengsi

Tentang kualitas, dulunya cuma ada bagus dan jelek — dan kata “berkualitas” berarti bagus. Lalu ada kualitas eksport, yang artinya produk kita dianggap layak oleh negeri lain (yang standarnya kita yakini lebih tinggi). Lantas apa pula itu “kualitas bergengsi”?

Ular Naga Panjangnya, bukan Kepalang

Bayangkan Saudari-saudari…, spontan! Ya, spontan! Tetangga si dukun sudah maklum jika melihat pasien pascaterapi pulang terbungkuk-bungkuk. Tukang ojek juga punya tambahan permintaan kepada pembonceng, “Mundur dikit dong, Bang!”

Hidup Kampiun!

Saya sering diledek tuwir,  jadul, bahkan aneh, karena menggunakan kosa kata serapan lama: kampiun (dari “champion”). Misalnya di sini. Padahal khazanah kita kian kaya jika selain mempergunakan kata “baru” (bahkan menambahnya) kita juga masih memelihara kata-kata lama. Tentang toko di Mayestik, Jakarta Selatan, ini beberapa orang masih menyebutnya “Champion Photo”.
Saya tak tahu apakah nama  Foto [...]

Agen KGB di Jakarta

Ini guyon abad lalu ketika Perang Dingin masih berlangsung, sehingga agen KGB bukan berarti agen dinas rahasia Uni Soviet melainkan agen Khong Guan Biscuits. Di Mayestik masih ada toko KGB. Oh ya, orang Jawa sering menyebut biskuit KGB sebagai “roti khong guan”. Kenapa? Semua jenis kue kering adalah “roti”, dan semua biskuit kalengan adalah “khong [...]

Copyright © 2007 memo. All rights reserved.