memo | blogombal.org

masih saja ada tempat untuk membual

Yah, namanya juga gombalan. Di sana ada, di sini nongol. Murah meriah, ada sedia di mana-mana tempat. Jikalau kuciwa, pulanglah -- tapi lain hari kembalilah.



08.03

2008

Blog Jadul bin Assoy Ndesit-mebo

Boleh juga tata rupa blog sang perupa Yogya yang bernama Bambang Toko Witjaksono ini. Serasa terlempar ke masa silam. Apapun yang muncul di sana, itulah bagian dari potret Indonesia. Bukankah Indonesia tak hanya batik dan tenun lurik?

bambang toko witjaksono assoy

07.01

2008

Blog Mugiono dan Mugiyem

Dua mug milik adik saya ini berdekorasi retro dengan tema kesehatan. Tapi mau asam urat atau urat asyem, kayaknya bagus juga kalau ada blog khusus tentang mug, seperti halnya kaos punya cerita kaos dan tulisan kendaraan pada pesanlewat. Siapa mau bikin? Saya ikut numpang baca saja.

blog khusus mug milik mugiono dan mugiyem

06.19

2008

Kuno, Jaminan Mutu :)

Sejarah adalah reputasi. Bisa jadi alat unjuk diri. Tapi pada 1969, ketika belum ada EyD, ejaan yang lazim adalah “ibu” dan bukan “iboe”. Hanya merek tertentu dari masa kolonial yang suka ber-”oe”. Tapi kalau mau konsisten, mestinya “harum” ditulis “haroem” atau “aroem”. Celakanya main-main teks ala jadul zaman sekarang kadang main hantam krama. Apa pun yang “u”, terutama dari bahasa Eropa (Belanda), dijadikan “oe”. Salah kaprah yang menyesatkan. Huruf “u” dilenyapkan. Misalnya? “roebrik”. :D

binatu di jalan ahmad dahlan jakarta